<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675</id><updated>2012-02-16T10:23:05.201-08:00</updated><title type='text'>Berita Dari Taput</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-8326948785593854184</id><published>2008-07-23T00:24:00.001-07:00</published><updated>2008-07-23T00:24:17.290-07:00</updated><title type='text'>Sanggam Dinilai Mampu Pimpin Taput</title><content type='html'>Sanggam Dinilai Mampu Pimpin Taput&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 Juli 2008 | 16:12 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (Berita ) Figur  Sanggam Hutapea dinilai sebagai seorang pemimpin yang mampu berdiri di atas semua golongan sosial, ekonomi, maupun politik. Kualitas profesionalisme Sanggam, disokong tingkat pendidikan, kecerdasan, keterampilan, dan kemampuan yang mumpuni sebagai seorang pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Wajar kalau  Sanggam Hutapea  maju sebagai sebagai salah satu calon bupati yang akan bertarung pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Taput yang dijadwalkan berlangsung bulan Oktober mendatang ,” ujar aktivis LSM Magasi Yanto S , Selasa [15/07]  di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya sosok Sanggam Hutapea sudah memperlihatkan tipe kepemimpinan yang mampu menampung semua keragaman, mulai dari suku bangsa, agama, lapisan ekonomi, hingga lapisan sosial politik.” Sanggam akan menjadi salah satu calon bupati yang diinginkan masyarakat Taput”, ujarnya. Harus diakui, Sanggam Hutape yang suskses mengangani berbagai perusahan besar merupakan salah seorang putra  Tarutung yang sangat potensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikalangan politisi, pria yang dilahirkan  di Tarutung 17 Januari 1961, lebih disejajarkan sebagai seorang tokoh muda  yang berjiwa kebangsaan serta  mempunyai kemampuan dan kapasitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai karya yang diperlihatkannya, selaku pelaku bisnis, wajar jika  Sanggam sosok pemimpin yang siap mengabdi untuk Taput. Dengan keberadaan yang diraihnya selama bekerja keras di Jakarta, ayah dari Jhosua Graciano Marsahala diyakini tidak akan memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan pribadi. Apa lagi Sanggam adalah sosok yang sangat anti Korupsi dan KKN.&lt;br /&gt;Erwin yakin, jika Sanggam  menjadi bupati, dipastikan akan fokus mengabdi untuk menyejahterakan rakyat, yang selama ini selalu terpendam dalam sanubarinya. Yang jelas dia tidak akan puas dengan kesuksesan di perantauan , jika pengabdiannya kepada bona pasogit tidak kesampaian, ujarnya. (aya  )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-8326948785593854184?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/8326948785593854184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=8326948785593854184' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/8326948785593854184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/8326948785593854184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/07/sanggam-dinilai-mampu-pimpin-taput.html' title='Sanggam Dinilai Mampu Pimpin Taput'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-2935216994288099311</id><published>2008-07-23T00:20:00.001-07:00</published><updated>2008-07-23T00:20:44.323-07:00</updated><title type='text'>Sanggam: Ahu Naeng Jadi Pelayan Rakyat Do</title><content type='html'>Sanggam: Ahu Naeng Jadi Pelayan Rakyat Do&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Juli 2008 | 21:16 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita ) : Sanggam Hutapea seorang tokoh muda yang berjiwa kebangsaan serta mempunyai kemampuan dan kapasitas.Sanggam sosok pemimpin yang siap mengabdi.Suami dari Tiurlan Merry E.Samosir,SE dan ayah Jhosua Graciano Marsahala yang sukses sebagai pebisnis ini, dipastikan akan fokus mengabdi untuk menyejahterakan rakyat Tapanuli Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ahu naeng laho jadi pelayan rakyat do. Dang marlapatan kesuksesan molo dang mengabdi tu huta hatubuan ( aku maju sebagai calon bupati Taput mau jadi pekerja. Saya tidak akan puas dengan kesuksesan usaha, jika pengabdian kepada kampung kelahiran (Tarutung) tidak kesampaian”, ujarnya di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika nanti rakyat Taput memberikan kepercayaan, maka jabatan bupati bukan membuat level saya lebih tinggi dari rakyat, tetapi saya harus menjadi pelayan rakyat dan harus bekerja keras, sebab saya sudah digaji rakyat.Kekuasaan itu untuk melayani masyarakat,tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pria kelahiran Tarutung 17 Januari 1961 , menuturkan, keputusan untuk maju sebagai calon bupati Taput untuk bertarung di Pilkada bulan Oktober mendatang merupakan panggilan hati nurani untuk bersama-sama dengan rakyat mewujudkan keinginan rakyat.” Jika Tuhan memberkati dan rakyat memberikan kepercayaan melalui suaranya pada Pilkada , maka saya siap untuk menjalankan amanah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“katanya.Sanggam mengakui, jika terpilih jadi bupati, maka dia akan melakukan perubahan membuat aparat dan birokrasi pemerintah daerah (Pemda) menjadi profesional dalam melayani masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya akan memimpin perubahan .Siapa yang ingin menjadi pejabat, maka ia harus bersedia menjadi pelayan rakyat,” tegasnya Membangun birokrasi yang profesional menjadi satu keharusan jika ingin membangun Tapanuli Utara.Dengan birokrasi yang pfofesionalakan menjadi modal kepercayaan bagi masuknya investasi, sehingga menciptakan lapangan kerja yang optimis mendorong kemampuan masyarakat yang akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanggam juga siap tandatangani kontrak politik dengan masyarakat dengn komitmennya membangun sektor pertanian, yang menjadi pilar ekonomi kerakyatan di Tapanuli Utara. Disamping pertanian, Sanggam juga akan fokus membangun sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Kontra politik itu akan mengikat, sehingga rakyat tidak hanya ditawari janji kampanye, tetapi sebuah komitmen dan perjuangan yang sangat riil dan konkret.(aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-2935216994288099311?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/2935216994288099311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=2935216994288099311' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2935216994288099311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2935216994288099311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/07/sanggam-ahu-naeng-jadi-pelayan-rakyat.html' title='Sanggam: Ahu Naeng Jadi Pelayan Rakyat Do'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-2568422182310723688</id><published>2008-07-23T00:10:00.000-07:00</published><updated>2008-07-23T00:19:02.136-07:00</updated><title type='text'>Sanggam Hutapea : Kepentingan Hambat Penyelenggaraan Otda</title><content type='html'>Sanggam Hutapea : Kepentingan Hambat Penyelenggaraan Otda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Juli 2008 | 10:54 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (Berita) : Pelaksanaa Otonomi Daerah (Otda) sejatinya sangat  membantu penerapan perencanaan Pemerintahan  sesuai dengan kepentingan masyarakat di daerah yang bersifat heterogen, sekaligus memotong jalur birokrasi yang rumit, serta prosedur yang sangat terstruktur dari pemerintah pusat, sehingga perumusan kebijaksanaan dari pemerintah akan lebih realistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Otda, pemerintahan daerah tidak lagi hanya menunggu, tetapi harus berperan aktif jemput bola untuk meningkatkan potensi, khususnya bidang ekonomi dan investasi. “Jadi Kepala daerah tidak hanya sebagai administrator, tapi juga motivator,” ujar pemerhati  Otda Ir Sanggam Hutapea, Minggu Kemarin di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan  kemampuan menangkap peluang, akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, dan peran serta masyarakat dapat segera terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala daerah yang sukses mengimplementasikan sistim Otda , akan mencapai sinkronisasi dan harmonisasi peraturan perundang- undangan pusat dan daerah,  meningkatnya kerjasama antar-pemerintah daerah, terbentuknya kelembagaan pemerintah daerah yang efektif, efisien, dan akuntabel.  Selain itu, terkelolanya sumber dana dan pembiayaan pembangunan secara transparan, dan profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, kata Sanggam Hutapea, beberapa permasalahan Otda, dimana penyelenggaraan Otda oleh pemerintah pusat selama ini cenderung tidak dianggap sebagai amanat konstitusi sehingga proses desentralisasi menjadi tersumbat.&lt;br /&gt;Kuatnya kebijakan sentralisasi membuat semakin tingginya ketergantungan daerah-daerah kepada pusat yang nyaris mematikan kreativitas masyarakat beserta seluruh perangkat pemerintahan di daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesenjangan yang lebar antara daerah dan pusat dan antar-daerah sendiri dalam kepemilikan sumberdaya alam, sumberdaya budaya, infrastruktur ekonomi, dan tingkat kualitas sumberdaya manusia; serta adanya kepentingan yang melekat pada berbagai pihak , menghambat penyelenggaraan otonomi daerah. Karena kepentingan yang melekat itu, pelaksanaan urusan pemerintahan masih tumpang tindih antar-tingkatan pemerintahan, ujarnya (aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-2568422182310723688?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/2568422182310723688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=2568422182310723688' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2568422182310723688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2568422182310723688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/07/sanggam-hutapea-kepentingan-hambat.html' title='Sanggam Hutapea : Kepentingan Hambat Penyelenggaraan Otda'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-7805790362520271707</id><published>2008-07-23T00:04:00.000-07:00</published><updated>2008-07-23T00:06:12.169-07:00</updated><title type='text'>PIB Konsisten Menangkan Ir Sanggam Hutapea MM</title><content type='html'>PIB Konsisten Menangkan Ir Sanggam Hutapea MM&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TARUTUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PIB) membatalkan dukungan partai tersebut terhadap pencalonan Torang Lumban Tobing (Toluto) dan Bangkit Silaban dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tapanuli Utara (Taput) 2008 dan menetapkan Ir Sanggam Hutapea MM, untuk diusung pada pilkada Taput mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Partai PIB melalui Surat Keputusan (SK) No.047/II/SK-Partai/DPN 2008 tertanggal 26 Februari 2008 telah menetapkan calonnya yaitu Toluto untuk maju dalam Pilkada Taput. Namun, saat ini SK tersebut dibatalkan dengan keluarnya SK baru dengan nomor 057/VII/SK-Partai PIB/2008 DPN yang menetapkan bakal calon bupati yang akan diusung dalam pilkada nanti. “Pembatalan tersebut telah melalui tinjauan langsung dan analisa di lapangan dengan mengacu terhadap  masyarakat Taput terkait dengan figur yang diharapkan untuk memimpin Taput pada pilkada Oktober mendatang,” kata ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PIB Elbiner Silitonga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan bahwa pertimbangan yang paling mendasar untuk penetapan calon tersebut melihat dari latar belakang calon Sanggam Hutapea, yang merupakan pakar agrobisnis. Serta mengaitkannya dengan jumlah mayoritas masyarakat Taput yang hidup dari bertani. “Sebelumnya memang dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) telah mengeluarkan pernyataan dukungan terhadap Toluto, namun setelah melalui beberapa tahapan  yang kita lewati maka kita memutuskan untuk mendukung Sanggam Hutapea,sebab kita juga harus menyahuti aspirasi masyarakat yang brekembang saat ini dengan kuatnya arus dukungan terhadap Sanggam Hutapea” terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan dukungan PIB tersebut dinilai sebagai bentuk nyata dari penampungan aspirasi di kalangan masyarakat dan partai PIB telah melakukan survey langsung terhadap siapa dan seperti apa figur yang akan diusung nantinya. “Saat ini untuk Taput kita memang hanya  memiliki 3 kursi di legislative. Namun, kita juga akan berkualisi dengan beberap partai lainnya. Agar, ketentuan dalam undang-undang yang merupakan persyaratan dapat kita penuhi,” tambahnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai PIB Taput, Carles Simanungkalit menegaskan bahwa ada perbaikan prosedur dukungan di tubuh partai tersebut. Sebab calon yang didelegasikan sebelumnya meminta dukungan langsung kepada DPP. “Dan ini bukan persoalan "ongkos kenderaan politik", tetapi kita mencoba meluruskan etika partai dan tatacara pencalonan, sebab dukungan masyarakat terhadap PIB di Taput pada Pemilu 2004 cukup signifikan. Dan, inilah calon yang telah kita putuskan untuk maju dalam Pilkada Taput. Serta nantinya wakilnya akan kita sepakati nanti sekaligus pendeklarasian calon oleh koalisi beberapa partai,” terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditandaskan, seluruh pengurus dan keder P PIB di berbagai tingkatan akan konsisten mendukung dan berjuang memenagkan Ir Sanggam Hutapea."Dalam waktu cepat, keputusan ini akan disosialisasikan segera, dan kita instruksikan kepada 14 ribu lebih kader PIB untuk menjalankan keputusan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perwakilan dari tim pemenangan Sanggam Hutapea , Janpiter Simorangkir mengatakan bahwa kebijakan PIB dengan menetapkan Sanggam Hutapea sebagai calon bupati dari partai paraih 3 kursi di DPRD Taput itu  sudah merupakan  pemikiran yang matang dan tepat.Mereka juga mengharapakan Sanggam Hutapea  loyal terhadap partai-partai pendukungnya dan kita berharap seluruh kader PIB akan konsisten untuk mendukung jebolan IPB dan UGM ini. “Tujuan utamanya hanya satu, yaitu lahirnya pemimpin yang mampu daerah ini ke arah yang lebih maju, terutama pembangunan  ekonomi masyarakanya.Kita berharap ini dapat menjadi kenderaan politik yang membawa Sanggam menuju Taput I,” terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, mewakili tim pemenang Toluto, BP Nababan mengatakan bahwa pihaknya selaku pemenang Toluto menghargai setiap kebijakan partai. Serta akan tetap maju untuk mendukung Toluto sebagai calon bupati Taput untuk 2008. “Sebenarnya dari segi aturan dan peraturan jumlah kursi kita dapat mencukupi dari partai Golkar. Namun, walaupun demikian kita harus menghargai apa yang menjadi kebijakan partai PIB,” terangnya. (jps)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-7805790362520271707?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/7805790362520271707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=7805790362520271707' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/7805790362520271707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/7805790362520271707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/07/pib-konsisten-menangkan-ir-sanggam.html' title='PIB Konsisten Menangkan Ir Sanggam Hutapea MM'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-452127453643414119</id><published>2008-07-15T04:05:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T04:06:41.518-07:00</updated><title type='text'>Pemerintah Harus Serius Mengatasi Kelangkaan Pupuk</title><content type='html'>Pemerintah Harus Serius Mengatasi Kelangkaan Pupuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 Juli 2008 | 09:41 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita ) : Pemerhati pertanian yang bakal maju sebagai calon bupati Tapanuli Utara Ir Sanggam Hutapea  mendesak pemerintah untuk serius mengatasi kelangkaan pupuk, yang kerap terjadi dari tahun ke tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk bersubsidi bukanlah komoditi perdagangan tetapi barang bersubsidi untuk kebutuhan petani,” katanya,  di Jakarta Senin [ 14/07].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya  pemerintah harus lebih meningkatkan koordinasi pendistribusian pupuk, untuk itu Menteri Pertanian perlu melakukan kajian yang lebih dalam tentang penyediaan yang sesuai dengan kebutuhan dan mengimplementasikan sistem distribusi pupuk bersubsidi yang efektif dan lebih memberikan manfaat kepada petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanggam juga meminta supaya pemerintah memperhatikan kesejahteraan petani. Kesejahteraan petani semakin merosot akibat kenaikan BBM dan kegagalan panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkannya, dana untuk mensejahterakan petani yang disalurkan melalui Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP), Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3), Sistem Pembiayaan Pertanian Perdesaan (SP3), dan Program Kredit lainnya tidak dimanfaatkan untuk mensejahterakan petani.  Untuk itu ,ia meminta agar Departemen Pertanian meninjau kembali alokasi PUAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam usaha optimalisasi penyaluran SP3, Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani, Sanggam  meminta Departemen Pertanian RI untuk lebih berkoordinasi dengan pihak perbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mendesak pemerintah untuk menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) dan Gabah Kering Giling (GKG) yang harus ditetapkan tahun ini.  Pada sisi lain, pemerintah juga sewajarnya menyiapkan anggaran ganti rugi biaya produksi bagi petani yang hasil panennya mengalami kegagalan. (aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-452127453643414119?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/452127453643414119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=452127453643414119' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/452127453643414119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/452127453643414119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/07/pemerintah-harus-serius-mengatasi.html' title='Pemerintah Harus Serius Mengatasi Kelangkaan Pupuk'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-38697437202098349</id><published>2008-07-03T04:47:00.000-07:00</published><updated>2008-07-03T04:48:41.144-07:00</updated><title type='text'>Sosok Sanggam Hutapea di Mata Generasi Muda</title><content type='html'>Sosok Sanggam Hutapea di Mata Generasi Muda&lt;br /&gt;               Oleh : Jan Pieter Simorangkir&lt;br /&gt;                Ketika tahun lalu,  kaum muda nasional dari  latar belakang ilmu dan golongan yang berbeda mengadakan pertemuan di Jakarta berdiskusi untuk meretas jalan baru mencari pemimpin muda di Indonesia , eforia itu dengan cepat ditangkap oleh generasi muda di hampir seluruh daerah nusantara , tak ketinggalan di Kabupaten Tapanuli Utara. &lt;br /&gt;Diskusi di beberapa tempat  dengan topik baru membahas perjuangan pembaharuan untuk melahirkan pemimpin baru pun mengemuka, apalagi menjelang pilkada (pemilihan Kepala daerah) Taput periode 2009-2014  yang menyita banyak perhatian. Banyak orang mendedikasikan bahwa pesta demokrasi yang digelar Oktober 2008  adalah untuk  mencari sosok pemimpin ideal.&lt;br /&gt;                “Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Taput membutuhkan jalan baru yaitu lahirnya seorang pemimpin yang berlandaskan pluralisme dan berdiri diatas  keberagaman karakter, dengan menanggalkan  “stempel primordialisme” .Semangat primordialisme yang dipertontokan masyarakat dalam memilih pemimpin  seringkali  melahirkan pemimpin yang kurang berkualitas,” ujar Jupri Sitompul.&lt;br /&gt;                Atas dasar itu, rakyat khususnya generasi muda menginginkan pemimpin baru yang berkarakter tangguh dan bervisi kuat serta  dilegitimasi atas  semua golongan. Namun jika pemimpin baru itu tetap menempuh jalan lama, yaitu jalan yang terbukti gagal membawa kemakmuran dan kesejahteraan rakyat selama beberapa  tahun terakhir ini, rakyat akan kembali dikhianati, dan bobot legitimasinya akan tercabut dengan sendirinya ” ujar  Sitompul, salah seorang generasi muda yang bermukim di kawasan Pahae.&lt;br /&gt;Nah,  dari sekian banyak figur calon kandidat yang muncul , lalu apa alasan generasi muda di Taput lebih condong tertarik dengan sosok Ir. Sanggam Hutapea MM?, tercatat dari sekian banyak simpatisan dan yang bekerja di tim pencitraan  Sanggam Hutapea lebih banyak dihuni oleh kalangan muda dari berbagai latar belakang dan displin ilmu. Tak hanya itu, dikalangah pelajar, (yang masuk pemilih pemula), Sanggam begitu dikagumi. Hampir pada setiap kunjungan ke daerah daerah,  jebolan IPB ini, selalu dinanti dan disambut  pelajar Sekolah Menengah  Atas.&lt;br /&gt;                Dikalangan akademisi (masuk digolongan generasi muda) Ir Sanggam MM juga mendapat tempat. Beberapa kali ayah dari satu orang putra ini diundang menjadi pembicara (narasumber) dalam pertemuan yang digagas mahasiswa/i . Informasi terakhir,minggu depan  Sanggam Hutapea akan tampil sebagai pembicara  di Universitas Sisingamangaraja XII Siborongborong Taput dengan topik tentang  pertanian. Dia sendiri akan didampingi beberapa orang doktor, termasuk dimoderatori  Dr Ir Mangasi Panjaitan.&lt;br /&gt;Mampukah Sanggam Menjawab Tantangan itu. &lt;br /&gt;Seberapa jauhkan harapan masyarakat di daerah ini terutama generasi muda kepada Sanggam Hutapea. Lalu mampukah dia menjawab tantangan itu?&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu, GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) saat melakukan pertemuan di Gedung Kesenian Tarutung kedatangan seorang tamu istimewa yaitu Ir Sanggam Hutapea MM salah satu senioren GMKI. Nuansa membangkitkan semangat generasi muda sangat kental dalam pertemuan itu.Ketika didaulat memberikan kata sambutan, Sanggam Hutapea mampu menyulap pertemuan itu dengan mendorong generasi muda menjadi bahagian terpenting dalam setiap proses pembangunan dan politik. Aplaus dari undangan pun menggema kepada pria berusia 46  Tahun,  Alumnus UGM  (Universitas Gajah Mada) itu.&lt;br /&gt;Sementara itu dalam pertemuan dengan ratusan supir angkot 01 jurusan Tarutung- Siatas Barita di Hotel Hineni dua minggu lalu, Sanggam Hutapea menyatakan  dalam 3-4 tahun terakhir Taput menjadi salah satu daerah miskin di propinsi Sumatera Utara. Malah, menurut Sanggam pertumbuhan ekonomi  yang dicapai rakyat di Tapanuli Utara masih dibawah pertumbuhan ekonomi secara nasional. ”Sangat mengkhawatirkan dan sangat jauh tertinggal,maka pemerintah kedepan harus mampu mendongkrak  sektor pertanian yang menjadi soko guru 89 persen rakyat Taput,  sektor lain yang  masih tidur juga perlu dibangun dan dibenahi , ”ujarnya. &lt;br /&gt;                Untuk keluar dari keterpurukan ini dan menciptakan kesejahteraan bagi mayoritas rakyat  Taput harus memperjuangkan jalan baru , yaitu jalan yang anti korupsi dan yang lebih mandiri. “Inilah yang diperjuangkan generasi muda Taput saat ini dan kita berharap  teman teman lain akan ikut dalam pergerakan meretas jalan baru itu, terutama dalam pilkada Taput nanti,” ujar Sihar M Simorangkir di Siatas Barita.&lt;br /&gt;                Sementara itu Gom Rihat  Simorangkir menyatakan  kabupaten yang sebentar lagi genap berusia 63 tahun ini, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir belum menggembirakan dalam pencapaian kesejahteraan rakyat.” Saya pun seorang petani, saya rasakan juga kurangnya  dorongan dari pemerintah yang kami peroleh selama ini. Angka kemiskinan dan pengganguran malah tidak berkurang. Sebahagian besar petani pun justru semakin tidak sejahtera. Berbagai persoalan klasik pun masih menggelayut, maka saat ini kita membutuhkan pemimpin yang tangguh dan berpihak kepada rakyat ,” ujarnya.&lt;br /&gt;                Sementara itu Gortap Simanjuntak dari Siborongborong mengatakan untuk keluar dari persoalan itu, suka atau tidak suka , rakyat sekarang, yang didalamya termasuk generasi muda menginginkan pemimpin baru inovatif yang mampu menghembuskan sebuah angin pembaharuan kesejahteraan. Sebab tak dapat disangkal bahwa generasi muda adalah bahagian terpenting dalam menentukan arah politik dan pembangunan sebuah bangsa dan daerah,” tandasnya.&lt;br /&gt;                Lalu bagaimana generasi muda melihat kehadiran Ir Sanggam Hutapea MM, yang namanya telah  menghiasi ranah politik Taput yang kian memanas belakangan ini ?. Kehadiran Sanggam di Taput memperlihatkan ia bukan saja untuk menemukan jati diri sebagai seorang putra daerah yang ingin memenuhi panggilan jiwanya membangun bonapasogit, tetapi dia lebih mencoba membuat kehidupan Taput tidak dipecah oleh marga atau primordialisme ”, ujar Maruli Sidabutar.&lt;br /&gt;                Sebagai seorang pelaku ekonomi di berbagai perusahaan yang berkembang pesat, ia melihat kemiskinan dan ketertinggalan Taput merupakan pekerjaan besar yang harus dilakukan. Sistem adalah penyebab semua itu. Untuk mengubahnya Sanggam Hutapea sadar hal itu harus dilakukan melalui gerakan politik. Banyak kalangan berpendapat Sanggam bisa berhasil membangun Taput jika berhasil mengubah mainstream birokrasi dari model birokrat menjadi enterpreneur (pengusaha),” ujar Swardi Pasaribu dari Sarulla.&lt;br /&gt;Dalam beberapa kesempatan Sanggam Hutapea sendiri mengatakan  dirinya sempat bingung dengan pola birokrasi yang ada di Taput saat ini . Dia lantas mengatakan ingin mengubah gaya kepemimpinan birokrat  dengan sentuhan entrepreneur, jika dipercaya rakyat memimpin Taput.&lt;br /&gt;Kegelisahan yang digalaukan mengenai kemiskinan setidaknya telah mendorong dia untuk memutuskan maju menjadi salah satu calon kandidat Bupati Tapanuli Utara. Bagai gayung bersambut seorang kolumnis muda bernama J Frans Lumbantobing SH menulis dengan judul “Bung Sanggam Silahkan Bangun Tanah Kelahiranmu!.  Frans melihat Sanggam Hutapea sebagai figur yang merangkul, jujur,pintar dan ingin mengubah peta politik Taput yang lebih sehat. &lt;br /&gt;Secara terpisah, Bambang Hutabarat dari Kecamatan Tarutung mengatakan saat ini popularitas Sanggam Hutapea sebagai calon pemimpin perlahan naik secara pasti.”Sebagai generasi muda saya berharap rekan rekan yang lain juga  mendukung dia,”ujarnya. &lt;br /&gt;Dan Jika Sanggam Hutapea terpilih  menjadi bupati Tapanuli Utara , setidaknya dia sudah mengubah sejarah Taput, dia  datang dari luar birokrasi dan merupakan pelaku swasta murni.  Ini adalah inspirasi bagi banyak orang yang merasa selama ini tidak mendapat tempat diranah politik Tapanuli Utara selama puluhan tahun terakhir, terutama generasi muda. &lt;br /&gt;Belakangan, pria yang telah sukses menggeluti bidangnya di sektor swasta dengan  memimpin beberapa perusahaan besar yang berbasis di Jakarta itu, semakin banyak mendapat dorongan dari masyarakat untuk berketetapan hati maju menjadi calon kandidat Bupati Taput. Selain itu,  banyak yang mendesak agar Sanggam Hutapea segera menetapkan calon pendampingnya. Sanggam sendiri menyatakan tidak mau terburu buru untuk membuat keputusan. ”Menetapkan pendamping (wakil bupati)  tentu harus melalui pertimbangan, tetapi yang jelas dia harus  inovatif dan dan berkarakter tangguh ,” ujarnya. ***&lt;br /&gt;Tarutung, 29 Juni 2008&lt;br /&gt;Jan Pieter Simorangkir&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-38697437202098349?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/38697437202098349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=38697437202098349' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/38697437202098349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/38697437202098349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/07/sosok-sanggam-hutapea-di-mata-generasi.html' title='Sosok Sanggam Hutapea di Mata Generasi Muda'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-609266357285210544</id><published>2008-07-03T04:43:00.000-07:00</published><updated>2008-07-03T04:45:23.895-07:00</updated><title type='text'>Panggilan Jiwa Ir Sanggam Hutapea MM, Mengentaskan 43 Persen Keluarga Miskin di Taput Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Juni 7th, 2008</title><content type='html'>Panggilan Jiwa Ir Sanggam Hutapea MM, Mengentaskan 43 Persen Keluarga Miskin di Taput Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Juni 7th, 2008 &lt;br /&gt;Tarutung, (SIB) Sungguh banyak tokoh masyarakat Batak di Jakarta dan sekitarnya, khususnya yang berasal dari Tapanuli Utara (Taput), terkejut mendengar kabar bahwa saat ini terdapat 43 persen rumahtangga miskin di daerah itu. Data tersebut merupakan angka resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2006. Gambarannya, dari sepuluh rumah tangga di suatu desa berarti lebih empat rumahtangga keluarga miskin. Data ini sungguh menyayat dan memilukan hati. Salah satu faktor penyebab menurut analisa tim ahli kami dari Sanggam Hutapea Center adalah Indeks Nilai Tukar Petani di Taput terus merosot, ujar Ir Sanggam Hutapea MM dalam sebuah percakapan di Tarutung pekan lalu. Menurut Sanggam Hutapea, 88 persen lebih penduduk Taput menggantungkan hidup dari pertanian. Sehingga kalau produk atau hasil pertanian merosot, sudah barangtentu keluarga miskin bertambah. Data menunjukkan sumbangan sektor pertanian terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) sebesar 50 persen. Tetapi berdasarkan data dan pengamatan di seluruh (15) kecamatan Taput sektor pertanian tidak tertangani dengan semestinya. Banyak masalah yang dihadapi petani saat ini, tetapi kelihatannya dibiarkan mereka (petani itu) yang menghadapi sendiri, ujarnya menjelaskan. Tentu saja, masyarakat petani tersebut semakin hari semakin tidak sejahtera. Mereka pun menjadi kelurga miskin, ujar alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) ini. Sebagai putra asal Taput apa yang Anda dapat lakukan untuk itu?, tanya wartawan. Sanggam Hutapea yang masa remajanya sejak SMP hingga SMA (tahun 1975-1979) dikenal sebagai bintang pelajar (teladan) di Tarutung menyebut memberi sumbang pikir membangun pertanian di Taput. Ia menguraikan tim ahli di Sanggam Hutapea Center saat ini terdapat 15 doktor (S3) dari berbagai disiplin ilmu, secara khusus di bidang pertanian, ekonomi kerakyatan hingga perbankan. Sejumlah diantara para pakar itu sudah terjun langsung ke Taput melakukan pengkajian sekaligus berbagi ilmu dengan rakyat, Data yang disuguhkan Sanggam Hutapea dalam kurun waktu dua bulan terakhir pakar kopi, coklat, karet, tanaman holtikultura dan pakar pemasaran hasil-hasil pertanian telah didatangkan ke Taput untuk membangkitkan pengetahuan dan menumbuhkan rasa percaya diri warga dan petani. Tercatat, Sanggam Hutapea Center secara bergiliran telah memboyong DR Sabam Malau pakar tanaman karet, DR.Ir.Mangasi Panjaitan ahli pemasaran produk pertanian, Ir.Trihartomo MSc dan Ir.Bastian Sitompul pakar tanaman coklat, DR.Ir.Mohammad Husain ahli tanaman kopi dan hama/penyakit tanaman, dari Jember Jawa Timur. Mereka tidak sekadar talkshow atau pembicara formal tetapi benar-benar diterjunkan ke lapangan berbaur dengan petani dan melakukan survey, analisa, kajian sekaligus mendemonstrasikan teknologi pertanian. Seperti yang dilakukan Trihartomo ahli tanaman coklat sudah membantu masyarakat di kawasan Pahae meliputi Kecamatan Pahae Julu, Pahae Jae, Simangumban dan Purba Tua. Sementara DR.Mohammad Husein berbaur dengan petani kopi di Pangaribuan, Sipahutar, Siborong-borong, Sipoholon, Buanuaji Adiankoting. Khusus Mohammad Husain pakar dari Universitas Jember itu, pekan ini kembali didatangkan ke Taput atas permintaan masyarakat. Sebab saat ini tanaman kopi banyak terserang hama atau penyakit. Menurut Sanggam Hutapea selama 10 hari lagi Mohammad Husain berada di Taput. Sanggam menegaskan kehadiran pakar dari berbagai disiplin ilmu tersebut diharapkan dapat membantu mencerahkan kehidupan petani. Sangat Antusias Kehadiran para pakar pertanian ke Taput ternyata disambut hangat masyarakat. Hal itu terekam dalam talkshow dan dialog interaktif dengan Mohammad Husain melalui salah satu stasiun radio di Tarutung. Masyarakat sangat antusias menanyakan melalui saluran telepon tentang hama penyakit yang melanda kebun kopinya. Demikian juga ketika Sanggam Hutapea diundang untuk dialog interaktif oleh radio yang sama. Banyak dukungan dan pujian kepadanya atas inisiatifnya mendatangkan para pakar membantu masyarakat. Ketika wartawan menanyakan hal itu kepada lulusan pasca sarjana Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta ini hanya menjawab singkat sebagai panggilan jiwa seorang putra Taput. Untuk membangun sebuah daerah dibutuhkan ahli yang benar-benar menguasai bidangnya. Masyarakat Taput adalah pekerja keras hanya saja mereka tidak mendapat hasil yang maksimal atas pekerjaannya. Jangan sampai â€œamang-dainang dohot hahanggingkuâ€ (orang-tua dan saudaraku) berputus asa. Mereka butuh motivator dan itulah yang saya lakukan, ujar Sanggam Hutapea. Lebih lanjut dikatakan, persoalan lain masih banyak yang hendak ditata ulang terutama menyangkut peningkatan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara. Apa saja yang dapat kita lakukan dalam waktu cepat memotivasi dan membantu mereka harus dioptimalkan. Penanggulangan hama dan penyakit tanaman, bibit unggul hingga penataan pemasaran setiap komoditas. Saya tidak sabar melihat kondisi petani berhadapan dengan berbagai permasalahan seperti ini. Karenanya, siapapun yang berkenan berpartisipasi sungguh sangat baik. Silahkan. Mari kita saling bahu membahu. Jangan dipikir saya gagah-gagahan dengan membawa mereka ke Taput.,ujar Sanggam Hutapea. Terkait dengan upaya meningkatkan pengetahuan petani di Taput, Sanggam Hutapea Center juga memberangkatkan utusan 15 kecamatan pelatihan pertanian tanaman semusim ke Balai Holtikultura di Berastagi Tanah Karo pada hari Sabtu, 7 Juni 2008. Langkah Sanggam tidak sampai di situ. Dia juga berjanji memboyong pulang DR Martin Panggabean seorang ahli moneter, pemikir di Bank Mandiri ke Bonapasogit. Juga DR T Sipayung dan DR Krisna Wijaya (mantan Dirut BRI). Atas dasar kepedulian terhadap Taput, mereka telah menyatakan kesediaan. Saya sangat salut dan bangga. Dalam aktivitas keseharian yang sangat padat mereka masih mau membantu kita, sebut Sanggam Hutapea. (Rel/c)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-609266357285210544?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/609266357285210544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=609266357285210544' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/609266357285210544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/609266357285210544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/07/panggilan-jiwa-ir-sanggam-hutapea-mm.html' title='Panggilan Jiwa Ir Sanggam Hutapea MM, Mengentaskan 43 Persen Keluarga Miskin di Taput Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Juni 7th, 2008'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-2273477106954833821</id><published>2008-06-27T03:10:00.001-07:00</published><updated>2008-06-27T03:10:34.198-07:00</updated><title type='text'>Sanggam Ingin Wujudkan Revitalisasi Pertanian</title><content type='html'>Sanggam Ingin Wujudkan Revitalisasi Pertanian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Juni 2008 | 21:25 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita ) : Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara (Taput) yang mayoritas petani.  Revitalisasi sektor pertanian harus menjadi prioritas sebab  tidak ada yang bisa memproduksi pangan kecuali pertanian. Bahkan, masa depan energi juga pada bioenergi dan itu pertanian, juga obat-obatan, ujar salah seorang calon bupati Taput Ir Sanggam Hutapea, MM, kepada Berita,  Selasa [24/06] pagi tadi , melalui saluran  telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar  revitalisasi pertanian berhasil menurutnya, harus dilakukan dari bawah yakni pedesaan/kelurahan, dengan kata lain perlu dilakukan moderinisasi pedesaan, karena sebagian besar masyarakat di desa merupakan petani. Secara spesikfik, kata Sanggam,  revitalisasi pertanian dilakukan untuk mendukung penciptaan lapangan kerja terutama di pedesaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan impiannya  melakukan revitalisasi pertanian di kampung halamannya itulah, Sanggam Hutapea siap meninggalkan jabatan bergegsi di Ibukota Jakarta dan maju sebagai calon bupati untuk bertarung di Pilkada Taput yang dijadwalkan bulan Oktober mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alumni IPB Bogor ini mengatakan,  berbagai kegiatan yang harus dilakukan dalam program revitalisasi tersebut yakni pemilihan komoditi bernilai ekonomi tinggi, memperbaiki mekanisme pertanian, pengamanan ketahanan pangan, peningkatan daya saing, diversifikasi, peningkatkan produktivitas dan nilai tambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan modernisasi pedesaan dan revitalisasi pertanian itu dapat tewujud jika ditunjang sarana dan prasarana atau infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi dan air bersih, tegas Sanggam. Dalam konsep yang akan diterapkan Sanggam Hutapea  jika nanti memang dipercaya rakyat, yakni merevitalisasi pertanian dalam arti luas secara konsekuen, baik di bidang tanaman pangan, perkebunan, perikanan, peternakan, dan juga kehutanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, diakui akan menata produksi pertanian mulai dari penanaman hingga pemasaran, serta membuat  commodities zoning (perwilayahan komoditas). Jadi setiap potensi lahan sebuah wilayah dicocokkan dengan komoditas yang akan dikembangkan agar hasilnya lebih optimal, tutur Sanggam lebih rincin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya  mengapa dirinya  concern kepada revitalisasi pertanian,  secara tegas Sanggam mengakui keprihatinannya melihat pertanian di Taput yang terpinggirkan dan untuk mewujudkan panggilan jiwa sebagai putra daerah. iakuinya revitalisasi pertanian itu merupakan komitmen yang kuat sebagai pemihakan kepada petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini revitalisasi pertanian biasanya hanya janji politis kepada pemilih. Setelah duduk, sering dilupakan. tukasnya Sanggam  meyakini,  hanya dengan revitalisasi  pertanianlah untuk mewujudkan petani  modern,dan  mampu menyekolahkan  anak-anaknya berpendidikan tinggi.(aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-2273477106954833821?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/2273477106954833821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=2273477106954833821' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2273477106954833821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2273477106954833821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/06/sanggam-ingin-wujudkan-revitalisasi.html' title='Sanggam Ingin Wujudkan Revitalisasi Pertanian'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-1692077392627607364</id><published>2008-06-27T03:07:00.000-07:00</published><updated>2008-06-27T03:08:25.972-07:00</updated><title type='text'>Sanggam: Saya Siap Jika Dipercaya Rakyat Taput</title><content type='html'>Sanggam: Saya Siap Jika Dipercaya Rakyat Taput&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 Juni 2008 | 17:00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita ) : Persaingan para calon bupati danwakil bupati Tapanuli Utara (Taput) yang akanbertarung di Pemilihan Kepala Daerah(Pilkada) Taput yang dijadwalkan berlangsung  bulanOktober 2008 nampaknya makin ketat.&lt;br /&gt;Dari beberapa calon yang namanya sudah muncul,nama Sanggam Hutapea disebut-sebut paling populer danmendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat .” Kalau memang nanti sudah  merupakan keinginandan kepercayaan rakyat Taput, sebagai putra daerahyang bertanggungjawab membangun Taput, maka saya  tentu siap menggemban amanat rakyat Taput denganbekerja keras untuk memberikan  yang terbaik.&lt;br /&gt;Tak ada alasan bagi saya menolak kepercayaan rakyat,”  tegas Ir Sanggam Hutapea kepada Berita, Kamis (26/6).&lt;br /&gt;Semua keputusan kata Sanggam, sepenuhnya ditanganrakyat Taput. Rakyatlah yang berdaulat dan rakyatlahyang mengetahui pemimpin yang keinginannya, ujar Sanggam merendah.&lt;br /&gt;Soal apa yang akan dilakukan jika sudah dipilihrakyat, Sanggam secara diplomatis mengakui bahwa visidan misi yang disampaikanpada rakyat, terutama dibidang pertanian, pasti  akandiperjuangkan. ” Yang jelas saya akan berkarya tanpa banyak mengubar kata.&lt;br /&gt;Bagi saya berkarya lebih penting daripada berkata-kata, tandasnya Hanya saja, diakui, bahwa mewujudkan visi danmisinya membangun Taput, jika nanti terpilih harus sepenuhnya didukung rakyat. ” Tanpa dukungan rakyat saya tidak akan jadi apa-apa, tanpa kebersamaan dengan rakyat jangan bermimpi membangun Taput.&lt;br /&gt;” Untuk apa jabatan kalau tidak didukung rakyat.Bagi saya dukungan rakyat sudah harga mati,”tukas  Sanggam  Dia mengakui bahwa memimpin Taput ke depan sama halnya memikul beban yang cukup berat dengan sejuta permasalahan yang menyelimuti daerah itu, seperti krisis listrik, pendidikan, kesehatan,penganguran, pertanian, pertanahan, sarana dan prasarana transport.&lt;br /&gt;Jadi saya pikir tak perlu banyak mengubar janji dengan merangkai kalimat-kalimat indah untuk meninabobokan rakyat, nyatanya setelah mendapat tidak mampu meninabobokan rakyat Taput dengan kesejahteraan,&lt;br /&gt;ujar suami dari Tiurlan Merry E.Samosir,SE ini Alumni pasca sarjana  Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini juga menyatakan siap menerima apapun nantinya hasil Pilkada, termasuk jika dirinya kalah&lt;br /&gt;Sanggam Hutapea yang kini menjabat Direktur Balai idang Jakarta Convention Center(JCC) dinilai sebagai osok pemimpin yang mampu berkarya dan dikenal rakyat, ehingga       sangat potensial mendapatkan epercayaan rakyat.&lt;br /&gt;Disamping itu, Sanggam Hutapea adalah gambar  eorang pemimpin dari kalangan generasi muda yang gresif, berani dan tidak berpikiran memperkaya diri, eluarga, serta kerabatnya.  Harus ada pemimpin yang berani dan mampu emutuskan kebijakan, guna menerapkan gerakan yang evolusioner membangun  Taput,” J Simajuntak&lt;br /&gt;Menurut Simajuntak, untuk membangkitkan Taput ada ima sektor yang harus dipacu anggarannya yakni endidikan, kesehatan, pertanian, eternakan,dan parawisata.&lt;br /&gt;Sektor pendidikan dan kesehatan harus iprioritaskan guna mendapatkan Sumber Daya Manusia SDM) yang bagus dan sehat. ejak era tahun 90-an, SDM di Taput sudah erosot seiring dengan mutu pendidikan yang anjlok.&lt;br /&gt;Dengan meningkatkan mutu pendidikan maka sector eternakan, pertanian, parawisata akan dapat dikelola  ingga menjadi sektor unggulan yang mampu memberikan esejahteraan pada rakyat&lt;br /&gt;Secara khusus dia meminta agar masyarakat Taput angan terlena ketika diberikan uang saat masa ampanye sebagai usaha dari calon kepala daerah enebar pesona untuk mendapatkan kedaulatan rakyat. ” Ingat jangan terlena hanya satu hari, tetapi enyesal selama lima tahun,” tegasnya. (aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-1692077392627607364?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/1692077392627607364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=1692077392627607364' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/1692077392627607364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/1692077392627607364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/06/sanggam-saya-siap-jika-dipercaya-rakyat.html' title='Sanggam: Saya Siap Jika Dipercaya Rakyat Taput'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-712346761733329391</id><published>2008-06-23T03:50:00.000-07:00</published><updated>2008-06-23T03:51:56.427-07:00</updated><title type='text'>Mengatasi Kemiskinan di Tapanuli Utara</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mengatasi Kemiskinan di Tapanuli Utara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;" lang="FI"&gt;Tapanuli Incorporated&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Indikator-indikator di Taput beberapa tahun terahir menunjukkan angka-angka yang kurang menggembirakan. Sebagai contoh, pertumbuhan perekonomian Taput yang hanya bergerak dari empat sampai 5,5 persen setiap tahunnya. Sementara, pada saat yang sama, pertumbuhan ekonomi nasional itu sekitar 6,1 &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sampai &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;6,8 persen. Perbandingan ini meletakkan Taput di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Inkam perkapita di Taput lebih kecil dari nasional. ”Artinya, kesejahteraan di Taput lebih rendah dibandingkan tingkat kesejahteraan nasional,” papar Ir Sanggam Hutapea MM kepada SUARA HKBP. Apa yang ditawarkan Sanggam Hutapea untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara (Taput). Berikut perbincangan kami, baru-baru ini di bilangan Senayan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dari data-data yang Anda sampaikan, apa yang harus diperhatikan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ada yang sangat menggelisahkan. Sektor pertanian di Taput menunjukkan angka-angka yang memprihatinkan. Pertumbuhan sektor pertanian di Taput hanya sekitar empat sampai 4,5 persen. Dibandingan dengan pertumbuhan perekonomian Taput pun, sektor ini sudah berada di bawah, apalagi dibandingkan dengan pertumbuhan perekonomian nasional. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kenapa hal itu sangat menggelisahkan? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Karena 89 persen penduduk Taput sangat bergantung pada sektor pertanian! Artinya para petani di Taput selama beberapa waktu ini, semakin tidak sejahtera. Saya harus sampaikan ini. Dari angka-angka resmi yang dipublikasikan melalui BPS, petani yang tidak sejahtera akhir-akhir ini adalah petani sawah. Yang kedua, petani tanaman perkebunan rakyat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mengapa pertanian menjadi titik tolaknya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Anda sudah bisa bayangkan, apa yang sedang terjadi di pertanian Taput. Kenapa kita harus berbicara tentang pertanian sebagai titik tolaknya? Karena inilah sektor yang paling utama di Taput. 59 persen sumbangan pertanian ke Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Nah, kalau sektor ini tidak tertangani dengan baik, maka bisa kita pastikan bahwa mayoritas penduduk Taput tidak tertangani dengan baik. Ini masalah yang sebenarnya!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bagaimana pengamatan di lapangan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ada beberapa masalah yang terjadi sektor pertanian di Taput. Menurut hasil pengamatan di lapangan, di sisi produksi, mereka tetap menjadi petani tradisional. Belum ada tangan-tangan yang membantu mereka untuk melakukan inovasi-inovasi. Sebagai contoh, ketika saya pergi ke Pagaran, kecamatan di Taput, kawasan ini adalah kawasan penghasil kopi. Boleh dikatakan 80 persen&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penduduknya menggantungkan hidup pada tanaman kopi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mereka berjuang sendiri tanpa ada bimbingan dari mana pun. Ini terlihat dari teknologi produksi mereka yang masih sangat sederhana. Contoh, jarak tanaman kopi satu sampai 1,5 meter, yang idealnya dua sampai 2,5 meter. Kemudian, ketika mereka terkena serangan hama dan penyakit, mereka sendirian dan tidak tahu harus ke mana mengadu. Jika Anda pergi ke Pagaran sana, dan berbicara mengenai tanaman kopi, mereka mengeluh, ke mana saya harus mengadu, siapa yang mau membimbing kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bagaimana dengan yang lainnya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Nah, hal seperti itu juga kita temukan di jenis-jenis tanaman lain. Di beberapa kawasan yang saya temui, tanaman padi sawah salah satu yang mereka keluhkan. Mereka sangat tergantung pada air. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tetapi saluran air di persawahan mereka kurang berfungsi dengan baik. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Atau dapat dikatakan di sebagian tempat sudah rusak. Hal-hal seperti itu mereka hadapi sendiri. Tidak ada tangan yang menolong mereka, demikian juga jenis-jenis tanaman lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Selain pengamatan pada aspek produksi, bagaimana dengan sisi pemasaran?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Mereka juga menghadapi berbagai masalah! Antara lain, menghadapi pasar yang &lt;i style=""&gt;oligopolistik.&lt;/i&gt; Keadaan ini membuat penjual tidak punya &lt;i style=""&gt;bargaining position (kedudukan penawaran-red). &lt;/i&gt;Yang punya &lt;i style=""&gt;bargaining position&lt;/i&gt; adalah pembeli! Dengan demikian kita bisa bayangkan bahwa harga itu akan sangat ditentukan oleh pihak-pihak lain tanpa ada &lt;i style=""&gt;bargaining position&lt;/i&gt; dari petani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Nah, kita sudah berbicara mengenai aspek produksi dan aspek pemasaran. Artinya, keadaan-keadaan seperti ini akan menjadi terstruktur jika tidak ada yang memberikan perhatian kepada mereka. Sebenarnya bimbingan teknis kepada petani dan melalui pengenalan berbagai inovasi akan memperkuat struktur produksi mereka. Kemudian di aspek pemasaran kita bisa bantu mereka melalui pemotongan mata rantai pemasaran, sehingga &lt;i style=""&gt;bargaining position&lt;/i&gt; mereka menjadi lebih kuat. Harga-harga yang ditawarkan akan lebih mereka nikmati. Secara keseluruhan, dari sektor pertanian inilah permasalahan yang dihadapi petani di Taput. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jadi pertanianlah yang menjadi perhatian utama?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bagi saya, kalau 89 persen rakyat di sana menggantungkan hidupnya ke pertanian, maka perhatian utama kita harus ke sektor pertanian. Inilah yang menyangkut hajat hidup mayoritas penduduk di sana. Kenapa demikian? Karena akan ber-&lt;i style=""&gt;multiplayer&lt;/i&gt; efek pada kemampuan atau akses mereka ke sektor pendidikan dan ke sektor kesehatan. Bagaimana kita mau mendorong pendidikan yang baik kalau perut mereka lapar, kalau mereka tidak mampu menyekolahkan anaknya, tidak mampu membeli sepatu anaknya! Jadi kita juga akan melihat pengaruhnya ke sektor pendidikan, kesehatan dan bahkan sektor-sektor lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Sebagai putra daerah, Anda bersedia memberikan solusi bagi hal tersebut?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kita sudah melakukan terobosan-terobosan mengenai hal ini di Taput. Kita telah mengirimkan 25 orang petani dari seluruh kecamatan di Taput ke Brastagi selama satu minggu. Yang kedua, kita telah memberikan contoh bagaimana membantu petani menghadapi permasalahan-permasalahan teknis budidaya. Menurunkan beberapa ahli bergelar akademis magister dan doktor ke Taput untuk melihat permasalahan di sana. Secara langsung berdialog dengan masyarakat. Mereka memberikan contoh-contoh kepada masyarakat, bagaimana mengatasi permasalahan di sana. Saya kira sesulit apapun masalah dapat diatasi, karena kita diberikan Tuhan kemampuan berpikir dan ketulusan hati. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bagaimana penangannanya? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ada dua sisi yang terdekat yang perlu kita tangani. Pertama adalah sisi produksi. Produksi ini menyangkut bagaimana mengatasi hambatan yang mereka hadapi sekarang, termasuk membimbing mereka dalam teknis budidaya. Selain itu, serangan hama yang mereka alami sekarang, harus dibantu penanganannya. Yang kedua adalah aspek pemasaran. Kita berencana mendirikan sebuah lembaga, kira-kira namanya &lt;i style=""&gt;Tapanuli Incorporated.&lt;/i&gt; Jadi kita harus memandu mereka pada dua sisi,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sisi produksi dan sisi pemasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Bisa dijelaskan tentang Tapanuli Incorporated itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Nah, lembaga ini akan membantu pemasaran hasil-hasil petani di Taput. Hal seperti ini sudah dilakukan berbagai kabupaten di Indonesia, bahkan berbagai propinsi. Sebagai contoh, Gubernur Gorontalo telah melakukan ini dan ternyata berhasil. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Mekanismenya kira-kira seperti ini, &lt;i style=""&gt;Tapanuli Incorporated&lt;/i&gt; inilah yang akan membeli produksi petani, karet dan hasil-hasil pertanian di Taput. Kemudian akan menjual komoditi itu ke pasar &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;komoditi. Dengan &lt;i style=""&gt;Tapanuli Incorporated&lt;/i&gt; yang berhadapan langsung dengan pasar, maka &lt;i style=""&gt;bargaining position-&lt;/i&gt;nya menjadi lebih tinggi karena bisa masuk ke pasar yang lebih luas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Artinya &lt;i style=""&gt;Tapanuli Incorporated&lt;/i&gt; akan membeli dari petani dengan harga yang lebih baik, karena dia mampu menjual lebih baik, sehingga harga-harga yang dinikmati petani menjadi lebih tinggi! Inilah salah satu fungsi dari &lt;i style=""&gt;Tapanuli Incorporated.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Berarti Anda siap mensejahterakan para petani di Taput?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Ya!&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Upaya kita adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Taput. Tadi saya perlihatkan angka-angka yang sangat memprihatinakan. Cara utama untuk mengurangi angka-angka yang memprihatinkan ini adalah memperbaiki sektor pertanian. Pertanian sebagai sektor utama inilah yang kita angkat dulu, disusul dengan sektor lainnya, seperti industri kecil. Paralel atau pada saat yang sama dapat kita benahi. Saya sangat menaruh harapan bahwa kesejahteraan masyarakat Taput dapat terangkat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kenapa Anda begitu mencintai Taput?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jangan lupa saya ini anak Taput! Saya lahir dan dibesarkan di sana. Kalaupun saat ini, di &lt;i style=""&gt;tano parserahan&lt;/i&gt; bisa hidup lebih layak, sejarahnya dimulai dari Taput. Dengan demikian, kecintaan saya pada Taput tidak perlu dipertanyakan lagi! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kalau berpikir hanya untuk pribadi, barangkali kita tidak perlu terlalu banyak memberikan perhatian pada Taput. Tetapi atas dasar cinta kepada kampung halaman yang bernama Taput itu, maka kita bersedia melakukan banyak hal di sana. Bahkan kita sedang berpikir, apakah dimungkinkan kita yang menjadi pengambil keputusan di Taput? Kalau peluang itu dimungkinkan saya siap membangun Taput. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ada pesan bagi masyarakat Taput?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Situasi belakangan ini, dimana kenaikan harga BBM demikian terasa sehingga perekonomian secara keseluruhan agak bergejolak. Saya membayangkan saudara-saudara saya yang ada di Taput, tingkat kesulitannya pasti meningkat. Saya hanya ingin mengatakan, bersabarlah dan kita harus tetap berjuang. Jangan pernah menyerah, karena bagaimanapun, badai pasti berlalu.&lt;b style=""&gt; &lt;/b&gt;(pha)&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-712346761733329391?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/712346761733329391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=712346761733329391' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/712346761733329391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/712346761733329391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/06/mengatasi-kemiskinan-di-tapanuli-utara.html' title='Mengatasi Kemiskinan di Tapanuli Utara'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-961176754618048415</id><published>2008-06-13T05:54:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T05:55:23.806-07:00</updated><title type='text'>Sektor Pertanian Masih Terpinggirkan, Petani Di Taput Makin Miskin</title><content type='html'>&lt;h1&gt;Sektor Pertanian Masih Terpinggirkan, Petani Di Taput Makin Miskin&lt;/h1&gt;        &lt;div class="date"&gt;     &lt;p&gt;12 Juni 2008 | 11:13 WIB&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Jakarta ( Berita )  : Sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian sebagian besar masyarakat di Tapanuli Utara (Taput), ternyata masih merupakan sektor yang teringgirkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-10758"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah, tidak menjadikan sektor pertanian sebagai subyek, tapi lebih menjadikannya sebagai suatu obyek yang potensinya hanya untuk mencapai target yang ditetapkan pemerintah. Pada hal 89 persen kepala keluarga (KK) di daerah itu adalah petani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Akibat kebijakan yang belum memihak kepada petani, nasib pertanian di Taput dari tahun ke tahun mengalami penurunan yang drastis, bahkan membuat petani makin miskin. Tercatat hingga tahun 2006 sesuai dengan data yang diperoleh menyebutkan 43 persen KK miskin tersebar di 15 kecamatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Keterpurukan pertanian di Taput, juga membuat tingkat pertumbuhan ekonomi dalam 3 tahun terakhir ini berada jauh dibawah tingkat pertumbuhan secara nasional.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;“Jika sektor pertanian selama ini mendapatkan perhatian yang cukup, tentu tingkat kemiskinan di Taput tidak akan mencapai 40 persen,” ujar pengamat ekonomi Ir Sanggam Hutapea, MM, memaparkan temuannya dari kunjungannya beberapa hari ke Taput, kepada pers di Jakarta, Rabu (11/6).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Sanggam sangat memprihatinkan sektor pertanian di Taput, padahal ketergantungan hidup masyarakat Taput dari sektor pertanian cukup besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Kehidupan petani seharusnya tidak masuk katagori miskin, sebab kerja kerja petani memenuhi kebutuhan ratus juta lebih penduduk Indonesia. Kenyataannya, kita belum mampu menghargai jerih payah petani dengan menetapkan  keberpihakan kebijakan yang lebih menguntungkan.       Ironisnya, upaya meningkatkan harkat dan martabat para petani hanya sebatas janji kampanye yang didendangkan saat para calon pemimpin membutuhkan suara petani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Menurut Sanggam, nasib petani di Taput sungguh dilematis. Di satu sisi, petani dituntut meningkatkan produksi dan kualitas, di sisi lain hasil dari pertanian mereka belum jaminan untuk meningkatkan kesejahteraan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Ketertinggalan petani di Taput  menurut alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini disebabkan faktor, minimnya pengetahuan petani, kurangnya pembinaan secara kontinyu yang menyebabkan sistem usahatani jauh dari pola agribisni, sulitnya memperoleh bibit unggul, terbatasnya sarana dan prasarana seperti jaringan irigasi teknis, mahalnya pupuk dan pestisida.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Kerja kerja petani menanam dan memanen Padinya tetap saja sekadar memenuhi kebutuhan keluarga dan selalu menjadi korban para tengkulak. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Di saat panen terutama komoditi padi, para tengkulak seringkali membuat harga melorot tajam bahkan di bawah harga yang ditetapkan pemerintah. Sementara Koperasi Unit Desa (KUD) atau BULOG seperti tak mampu berbuat banyak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Walaupun terus mengalami penurunan, namun Sanggam  yakin pembangunan sistem dan usaha sektor pertanian sebagai pendekatan yang paling tepat bagi pembangunan ekonomi masyarakat Taput.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;“Peranan sektor pertanian  akan mampu mengakomodasi tuntutan agar perekonomian masyarakat Taput tumbuh dan sekaligus memenuhi prinsip kerakyatan, keberlanjutan, dan pemerataan baik antar individu maupun antar wilayah dan daerah, “tukas  Sanggam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Sebagai bentuk keprihatinannya terhadap minimnya pengetahuan petani di Taput, Sanggam Hutapea telah  memberangkatkan 25 orang petani dari 15 kecamatan  ke Brastagi Kabupaten Karo untuk mengikuti pelatihan pertanian khusus tanaman holtikultura.”Saya sengaja mengirim  petani itu untuk mendalami hortikultura  supaya ada diversifikasi,” ujar Sanggam Hutapea. (aya)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-961176754618048415?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/961176754618048415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=961176754618048415' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/961176754618048415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/961176754618048415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/06/sektor-pertanian-masih-terpinggirkan.html' title='Sektor Pertanian Masih Terpinggirkan, Petani Di Taput Makin Miskin'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-4031372446120973540</id><published>2008-06-11T00:21:00.000-07:00</published><updated>2008-06-11T00:23:14.391-07:00</updated><title type='text'>Ir. Sanggam Hutapea MM Berangkatkan 25 Petani ke Brastagi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Tahun 2005-2006, Petani Taput Bertambah Miskin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;Ir. Sanggam Hutapea MM Berangkatkan 25 Petani ke Brastagi&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;Tarutung,Metro&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Calon Kandidat Bupati Tapanuli &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1213167854_2"&gt;Utara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Ir Sanggam Hutapea MM Sabtu ( 7/6) memberangkatkan 25 petani ke Brastagi Kabupaten Karo untuk mengikuti pelatihan pertanian khusus tanaman holtikultura. Peserta pelatihan yang berasal dari  15 kecamatan itu akan mengikuti pelatihan dan bimbingan  selama 5 hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ke 25 petani  dilepas dari Kantor Sanggam Hutapea Center (SHC)  di Jalan Sisingamangraja Tarutung ditandai penyematan tanda peserta. Langkah ini menurut Sanggam merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dibidang pertanian, khususnya tanaman holtikultura.”Kita memilih holtikultura supaya ada diversifikasi.Saya tidak pernah memilih anda, konsekuensinya anda harus bisa membagikan ilmu kepada orang lain, sebab kalau bukan kalian yang membenahi, siapa lagi”, ujarnya memberikan motivasi kepada peserta pelatihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tingginya tingkat kemiskinan di Tapanuli Utara (Taput) menurut Sanggam sangat memprihatinkan.Padahal dengan lahan yang begitu subur  dimana   sebesar 89,5 dari jumlah &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1213167854_3"&gt;Rumah Tangga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; di Taput adalah petani merupakan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu terjadi.”Kita tidak mencari siapa yang salah , tetapi inilah pekerjaan kita yang sangat besar ke depan, ”, kata Sanggam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selain itu pemberangkatan petani ke Tanah Karo, Sanggam Hutapea juga melakukan pertemuan dengan masyarakat di kawasan Saitnihuta, Minggu ( 8/6) dengan topik masalah pertanian.Secara spontan masyarakat mendesak Sanggam Hutapea agar maju bertarung dalam pilkada Bupati/Wakil Bupati periode 2009-2014  yang dilaksanakan Oktober mendatang. Pada hari yang sama, di kecamatan Parmonangan, Sanggam Hutapea juga disambut ratusan penduduk, setelah sebelumnya mengikuti kebaktian di salah satu gereja di kawasan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Malam harinya, Sanggam Hutapea juga melakukan pertemuan dengan simpatisan di Desa Sitompul Kecamatan Siatas Barita. Banyak yang dibahas, terutama menyangkut perbaikan daerah ini ke arah yang lebih maju.Secara marathon, ayah dari satu putra ini  mengakomodir berbagai usulan yang disampaikan masyarakat.Sementara di tempat penginapannya di salah satu Hotel di Kota Tarutung, jebolan dari &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1213167854_4"&gt;Institut Pertanian Bogor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (IPB} dan &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1213167854_5"&gt;Universitas Gajah Mada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (UGM) ini hingga larut malam masih menerima tamu tamu dari berbagai gugus masyarakat dari beberapa kecamatan di Taput.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;”Tujuan nya beragam, ada yang meminta saya mengunjungi desa mereka, ada yang berdiskusi, memberi motivasi dan dukungan. Selain itu,  bahkan ada kendala dimana kita diminta untuk membantu terutama dalam masalah ekonomi dan pertanian.”Saya tidak merasa letih,saya ingin menyerap dengan telinga dan hati saya , apa sebenarnya yang terjadi di Taput. Malah saya salut dengan kehadiran mereka, sebab banyak informasi konstruktif dan masukan yang berharga, semua itu bermuara bagaimana kita membangun daerah ini nantinya,terutama dalam melakukan perbaikan perbaikan” ujarnya kepada Metro.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Semakin Tidak Sejahtera&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sanggam Hutapea yang didampingi Dr Ir Muhammad Husein, ahli tanaman kopi dan Ir M Munthe, ahli tanaman karet menyebut, dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi di Taput lebih kecil dari rata rata pertumbuhan ekonomi nasional.Pertumbuhan ekonomi nasional saat ini 6 persen, sementara di Taput sekitar 5,2  s/d 5,6 persen, sangat memprihatinkan, sebutanya.Dikaitkan dengan mayoritas penduduk Taput adalah petani, Sanggam menyebut pertumbuhan sektor pertanian hanya sekitar 4,4 persen dibanding pertumbuhan ekonomi lainya di Taput.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dengan kegelisahan dan keprihatinan ini, hasil temuan yang dilakukan pihaknya di lapangan menujukkan bahwa petani sangat minim memperoleh bimbingan, dan sangat sedikit inovasi.Kemudian dari laporan masyarakat, ketika terjadi serangan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;hama&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; dan penyakit , kesulitan untuk mengadu bahkan sangat sempit ruang untuk mengadukan nasib mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sesuai data resmi pemerintah, tandas Ir Sanggam Hutapea, jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Taput  saat ini mencapai 56.000.Dari angka tersebut, 24.000 rumah tangga miskin tadi adalah petani. “Walapun pahit, kenyataan inilah yang menjadi kegelisahan saya untuk mengupayakan agar daerah ini dapat keluar dari balutan kemiskinan, terutama menggenjot &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; background-attachment: scroll;" id="lw_1213167854_6"&gt;sektor pertanian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan usaha kecil . &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; tiga komponen yang perlu diperhatikan dalam strategi pembangunan  yaitu  alam, manusia, dan teknologi,  ketiganya saling berkaitan,” kata Sanggam Hutapea.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dikatakan, walapun tanah didaerah ini cukup subur untuk pertanian, akan tetapi jika tidak didukung sumberberdaya manusia yang memiliki kemampuan tetap saja tidak akan menciptakan perubahan. “Demikian juga teknologi, tidak ada gunanya anda memiliki berbagai teknologi tanpa diikuti oleh kemampuan dan pemahaman tentang pengolahan pertanian,” tambahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dia juga menambahkan melihat kondisi pertanian di daerah yang pernah dijuluki”peta kemiskinan” telah terjadi banyak penurunan. Sebab dari data yang dikumpulkan oleh Sanggam Hutapea Center  menyebutkan bahwa dari 2004 hingga sekarang belum ada perubahan pada petani yang ada di Taput. “Bahkan yang terjadi saat ini adalah penurunan dan petani semakin banyak yang tidak sejahtera. Jumlah masyarakat miskin kita masih banyak ditambah belum maksimalnya motifasi untuk memajukan ,” ungkapnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Analisis dari indeks &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1213167854_7"&gt;nilai tukar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang dihasilkan petani di Taput menurut Sanggam Hutapea masih sangat memprihatinkan. Misalnya, masyarakat yang menggantungkan hidup dari pertanian pada Tahun 2004 masih mampu menghasilkan nilai 100 dari hasil pertanian, pada tahun 2005 hingga 2006 justru dibawah nilai 100. Indeks petani yang mengusahakan kopi, karet,kemenyaan indeksnya turun, artinya kelompok petani dari Tahun 2004, tambah tidak sejahtera.Hanya saja, kelompok kecil  petani yang menikmati hanya petani syur-syuran dan &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1213167854_8"&gt;buah buahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kondisi ini secara agregat menunjukkan jumlah yang dihasilkan petani lebih kecil dari yang dia keluarkan. Seiring dengan itu, angka kemiskinan pun semakin bertambah, disamping pelaku pelaku &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1213167854_9"&gt;UMKM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang belum sepenuh hati didorong oleh  pemerintah,” ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam acara pelepasan pendidikan dan pelatihan petani hotlikultura  tersebut, Sanggam Hutapea mengharapkan agar peserta dapat membantu para petani lain untuk lebih memahami cara bercocok tanam yang benar. “Ini merupakan program pertama dan masih  diupayakan ke depan untuk memberikan kesempatan kepada petani lain mengikuti pelatihan ,” tukasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bonar Lumban Tobing mewakili masyarakat yang hadir, mengatakan bahwa pelatihan kiranya dimamfaatkan dengan baik oleh peserta dan  ilmu yang diperolah di Brastagi dapat ditularkan ke petani lain di Taput. ”Pemberian pelatihan untuk masyarakat merupakan salah satu cara untuk mencapai sebuah kemajuan dibidang pertanian, barangkali calon pemimpin juga  dapat melakukan itu,”  ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu Maruhum Lumbantobing, pengetua dari daerah Simaungmaung Kecamatan Tarutung mengatakan saat ini masyarakat masih cenderung dalam pola pertanian tradisionil. Maka upaya yang dilakukan Sanggam Hutapea dengan memberangkatakn petani ke Brastagi sudah sangat tepat . ”Ada tiga kesan yang saya lihat dari gebarakan dia untuk merubah daerah ini ke arah yang lebih maju yaitu Arga do Bona Ni Pinasa, Marsipature Hutanabe dan Panggilan Jiwa dari diri Sanggam Hutapea. Langkah ini sangat pantas  diapresiasi dan  didukung,sebab menghargai setiap upaya dan  waktu untuk mencapai perubahan yang dilakukan setiap putra daerah adalah hal yang sangat bagus, apalagi masyarakat di Taput semakin hari semakin tidak sejahtera, ” tandasnya. (jps).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tarutung, 11 Juni 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jan Pieter Simorangkir &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-4031372446120973540?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/4031372446120973540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=4031372446120973540' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/4031372446120973540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/4031372446120973540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/06/ir-sanggam-hutapea-mm-berangkatkan-25.html' title='Ir. Sanggam Hutapea MM Berangkatkan 25 Petani ke Brastagi'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-8981008200215552454</id><published>2008-06-11T00:17:00.000-07:00</published><updated>2008-06-11T00:18:37.793-07:00</updated><title type='text'>Ir. Sanggam Hutapea MM  Bantu Korban Bencana</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Pasca Gempa Bumi di Pahae&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;"&gt;Mereka Masih Belajar Di Tenda &lt;span style="cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; background-attachment: scroll;" id="lw_1213167860_3"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;Darurat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;"&gt;                    Ir. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Sanggam Hutapea MM  Bantu Korban &lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1213167860_4"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;Bencana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tarutung,Metro&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Pelajar SD Negeri 174574 Simangumban,Kecamatan Simangumban masih belajar dibawah tenda darurat bantuan UNHCR. Diwaktu siang saat terik matahari menyengat, rombongan belajar tak mampu menahan panas, sebab tenda berukuran 3 x 6 meter hanya cukup menampung 15 orang, tetapi jumlah pelajar melebihi kapasitas, dengan pentilasi udara  yang tidak memadai. Saat hujan turun, mereka bakalan tidak nyaman, sang  guru pun harus mengajar dari luar tenda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Hingga Selasa ( 27/5) pelajar dengan enam rombongan kelas belajar masih bertahan di lokasi di tenda yang didirikan dekat bangunan sekolah yang runtuh. Guru yang mengajar kalau hujan tepaksa berlindung dibawah payung, sementara papan tulis pun tidak dapat dipajang di depan tenda,akibat pendeknya banguna tenda dan  sempitnya pintu tenda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Kondisi ini dikhawatirkan akan mengganggu proses belajar mengajar, jika tidak cepat ditangani. Sementara para guru guru menyebutkan, tak mau kondisi ini berkepanjangan. ”Belum ada relokasi yang dibuat pemerintah atau untuk mengganti tenda yang lebih luas dan nyaman”, ujar seorang guru yang tak mau disebut namanya.”Jangan dibuat nama saya pak,  saya takut, nanti ditegur atasan”, ujarnya polos.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;            &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Derita Guru dan Murid&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            “Mohon pak, kami diperhatikan beserta murid murid ini, ujar seorang guru kepada Ir Sanggam Hutapea beserta rombongan saat meninjau sekolah tersebut.Sekolah inipun terlihat tidak seperti biasanya. Metro menangkap, pelajar yang sedang istrahat (reses) pun sebahagian besar terlihat merenung dan tak bersemangat.Tanah tanah liat juga menempel di sepatu para siswa yang masih berusia belia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Dalam pertemuan itu, dua orang guru yang bestatus &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1213167860_5"&gt;guru bantu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; juga  menangis kepada Ir Sanggam Hutapea dan mengadukan nasibnya, sebab sudah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; bulan tidak gajian. Dua ibu guru yang mengaku mengabdi selama tiga tahun selaku guru honor, menjelaskan penderitaan yang mereka hadapi saat ini, gaji yang tak seberapa, namun belum turun hingga sekarang , apalah biaya hidup  anak anak  dan transport kami pak,” ujarnya kepada Sanggam Hutapea sambil mengusap  air matanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Prihatin dengan itu, Sanggam Hutapea memberikan donasinya kepada  kedua guru bantu tersebut. Sanggam sendiri tidak mau memberitahukan besarnya sumbangan itu, tetapi kepada wartawan ,keduanya mengaku  bahwa yang diberikan Sanggam setidaknya  cukup membantu mereka untuk keluar dari  permasalahan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;            &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Bangunan Permanen tidak Cocok di Pahae&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Ir Sanggam Hutapea kepada Metro mengatakan bangunan permanen di Kawasan Pahae tidak begitu tepat.Bisa saja dibuat bangunan permanen, tetapi dengan konstruksi yang matang. “Tetapi hampir setiap Tahun kawasan ini dilanda  gempa, lalu kenapa tidak dipikirkan untuk mendirikan bangunan yang terbuat dari kayu. Selain nyaman, dari sisi kesehatan juga lebih menguntungkan terhadap anak . Dulu, sekolah saya terbuat dari papan, tetapi kami sangat nyaman belajar di dalam ruangan,” ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Menurut Pelajar Teladan di SMA 1001 ( sekarang SMA Negeri I Tarutung) itu,  kondisi di Pahae pasca &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1213167860_6"&gt;gempa bumi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; harus menjadi perhatian semua pihak .Kajian dan evaluasi  secara khusus perlu dilakukan terutama dalam merencanakan pembangunan.Pembangunan sekolah, pemukiman dan sarana umum di Kawasan Pahae harus ditata ulang.Coba bayangkan, jika setiap tahun datang gempa, berapa kerugian yang dialami daerah, dan berapa manusia yang menjadi korban. Runtuhnya bangunan sekolah ini juga menjadi pelajaran berharga, kalaupun harus rusak kemungkinan tidak separah saat ini, bila kontruksinya matang dan bagus,” sebutnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Dalam kunjungan Sanggam ke Kecamatan Simangumban, Senin ( 25/5) bersama rombongan, dia  meninjau lokasi terparah yang diakibatkan gempa, mulai dari rumah penduduk, mesjid, gereja dan infrastruktur yang ikut hancur. Selama 3 jam, calon kuat Kandidat Bupati Taput itu menyisir satu persatu lokasi bencana.”Inilah pekerjaan besar bagi semua pihak, bagaiman penanganan dan penaggulangan yang dilakukan untuk meringankan beban mereka”, ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Masyarakat pun secara antusias menyambut kedatangannya. Tetapi sebelum melanjutkan peninjauan, Sanggam Hutapea telah  menyerahkan bantuan kepada korban bencana berupa mie instant, gula dan beras yang diterima oleh petugas posko bencana. Sanggam sendiri tidak mau menonjolkan bantuan itu, “Yang saya pikirkan adalah yang lebih menyentuh untuk memulihkan kondisi Simangumban. Hasil tinjauan ini akan saya evaluasi,agar bantuan benar benar menyentuh, berbagai pihak juga akan kita dorong memberikan bantuan dan disalurkan tepat pada sasaran.Tujuan kita bukan seremoni, tetapi masyarakat yang menjadi korban adalah perhatian utama,bagaiman meringankan beban mereka” ujarnya kepada sejumlah wartawan &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; background-attachment: scroll;" id="lw_1213167860_7"&gt;media cetak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan elektronik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Selain itu, Sanggam Hutapea juga berkesempatan bertemu dengan tokoh dan pemuka agama Kristen dan Islam di daerah ini. Yang paling memilukan hati Sanggam  adalah saat meninjau rumah penduduk yang rongsok di pinggir Jalan Negara Simangumban-Sipirok. Di GKPA Simajambu,Mesjid Nurul Hasanah,HKBP Simangumban yang mengalami rusak berat berkali kali sosok dermawan ini , mengusap keringatnya saat  berbicara dengan pemilik rumah ,ustad dan pendeta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Dalam peninjauan ini,Sanggam didampingi personil &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Sanggam&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placename st="on"&gt;Hutapea&lt;/st1:PlaceName&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Center&lt;/st1:PlaceType&gt;&lt;/st1:place&gt;, simpatisan Sanggam dari empat kecamatan di wilayah Pahae. Sementara dilokasi bencana, dia disambut dan didampingi Danramil Pahae Jae, aparat dari kepolisian dan TNI.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Dalam perjalanan pulang ke Tarutung, Sanggam mengutarakan, ada sesuatu yang harus segera dilakukan di Simangumban untuk memulihkan keadaan. Masyarakat, selain kehilangan tempat tinggal, pemulihan aktivitas  ekonomi juga harus segera dipikirkan, termasuk memulihkan sarana dan prasarana umum terutama kesehatan dan pendidikan”, ujarnya. (jps).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Tarutung, 28 Mei 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Jan Pieter Simorangkir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-8981008200215552454?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/8981008200215552454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=8981008200215552454' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/8981008200215552454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/8981008200215552454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/06/ir-sanggam-hutapea-mm-bantu-korban.html' title='Ir. Sanggam Hutapea MM  Bantu Korban Bencana'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-7182858326066224405</id><published>2008-06-11T00:14:00.000-07:00</published><updated>2008-06-11T00:16:28.176-07:00</updated><title type='text'>Sanggam Punya ‘Hutang’ Yang Harus Dibayar Pada Tapanuli Utara</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sanggam Punya ‘Hutang’ Yang Harus Dibayar Pada Tapanuli Utara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;10 Juni 2008 | 21:09 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita ) :  Kesuksesan yang diraih Sanggam Hutapea di Ibukota Jakarta dengan posisi  sebagai Direktur Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), sebuah jabatan paling bergengsi, bukan menjadikan putra kelahiran Tarutung yang mempersunting Tiurlan Merry E.Samosir,SE dan dianugerahi seorang anak bernama Jhosua Graciano M merasa puas.&lt;br /&gt;Sebagai Direktur Balai Sidang yang bergengsi dan selalu dipergunakan untuk acara-acara nasional dan internasional, sudah tentu bukan hanya memberikan kesejahteraan bagi Sanggam, tetapi juga menghantarkan Sanggam Hutapea begitu dekat dengan kalangan pejabat tinggi dan elite politik di negeri ini.  &lt;br /&gt;Di kursinya yang empuk, Sanggam Hutapea seakan tidak bisa duduk tenang. Setiap hari, bayangan akan kampung halaman, dan kehidupan petani di Tapanuli Utara, selalu membuat dirinya merasa punya ‘hutang’ yang harus dibayar. &lt;br /&gt;Awalnya, untuk memenuhi panggilan jiwa dan membayar ‘hutang’ kepada kampung halaman, Sanggam beberapa bulan terakhir ini selalu rutin ke Tarutung dan berbaur langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk mengetahui masalah dan penderitaan rakyat.&lt;br /&gt;Keluhan para petani, membuat dirinya bersedih dan tidak bisa tidur tenang. Memang, dia sudah mencoba berupaya memberikan berbagai masukan kepada petani, termasuk mendatangkan ahli coklat untuk meneliti penyakit coklat yang sangat merisaukan petani coklat. Di samping itu, Sanggam juga sudah menjejaki pembuatan bibit coklat unggul bekerjasama dengan ahlinya dari IPB Bogor.&lt;br /&gt;Tetapi, apa yang  telah diperbuatnya bagi petani colkat, ternyata hanya bagian terkecil dari masalah yang dihadapi rakyat Tapanuli Utara. Setiap  kembali ke Jakarta, kegelisahan yang menggetarkan hati sanubarinya tak kuasa dilawan , sebagaimana dia dulunya tegar menghadapi tantangan untuk  meniti karir demi karir di perantauan.&lt;br /&gt;Hanya satu jawaban yang harus ditentukan Sanggam untuk dapat berbuat banyak bagi Tapanuli Utara, yakni maju sebagai salah seorang calon bupati untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dia yakin, mengabdi dan melayani rakyat harus menduduki posisi kepala daerah.     &lt;br /&gt;Keputusan yang sangat berat, tentu membuat Sanggam harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan istri tercinta, yang tetap terlihat cantik dan enerjik. Argumentasi argumentasi yang disampaikan Sanggam untuk maju sebagai calon Bupati pada Pilkada Taput yang dijadwalkan berlangsung bulan Oktober mendatang, ternyata mendapat persetujuan yang kuat dari keluarga, dengan harapan sosok Sanggam  bisa menjadi sebagai jawaban betapa rakyat Tapanuli Utara  merindukan  pemeimpin yang mampu melakukan perubahan untuk menggapai kemajuan Tapanuli Utara dengan lebih nyata.&lt;br /&gt;Memang, memutuskan untuk maju sebagai calon bupati melalui proses pemikiran yang cukup lama dan matang. Aapa lagi sebelumnya memang  Sanggam tidak mempunyai niat untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada, namun setelah melihat langsung apa yang dialami  masyarakat akhirnya Sanggam tertantang  untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara.&lt;br /&gt;Sosok Sanggam Hutapea adalah sosok pemimpin yang pas untuk kebutuhan Tapanuli Utara lima tahun ke depan . Apa lagi, mengabdi pada kampung halaman  adalah tugas yang lebih mulia  dan tidak ada alasan bagi Sanggam menomorduakan pengabdian kepada kampung halaman dan nomorsatukan kepentingan pribadi atau kelompok.&lt;br /&gt;Sebagai calon pemimpin Sanggam Hutapea telah menunjukkan keseriusan dan perhatian pada rakyat. Ia datangi rakyat  tanpa mengumbar janji. Ia dengar keinginan rakyat dan bertekad untuk bekerjakeras  merealisasinya. (aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-7182858326066224405?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/7182858326066224405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=7182858326066224405' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/7182858326066224405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/7182858326066224405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/06/sanggam-punya-hutang-yang-harus-dibayar.html' title='Sanggam Punya ‘Hutang’ Yang Harus Dibayar Pada Tapanuli Utara'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-2624871528852642072</id><published>2008-06-04T02:01:00.000-07:00</published><updated>2008-06-04T02:02:10.791-07:00</updated><title type='text'>Sanggam Masuki Dunia Politik Demi Pertanian Taput</title><content type='html'>Sanggam Masuki Dunia Politik Demi Pertanian Taput&lt;br /&gt;4 Juni 2008 | 12:57 WIB&lt;br /&gt;Jakarta,( Berita ) : Putra kelahiran Tarutung bernama Sanggam Hutapea tidak dapat menolak panggilan jiwa yang keluar dari dalam hati sanubari yang paling dalam.&lt;br /&gt;Kesuksesan yang sudah dicapai dengan mengendalikan berbagai perusahaan, ternyata tidak membuat anak yang dilahirkan tanggal 17 Januari 1961 merasa tenang dan senang. Kegelisahan akan keberadaan daerah kelahirannya, selalu mengusik setiap derap langkah kakinya yang makin memantapkan posisinya dikalangan elite pelaku bisnis di Ibukota Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Keterusikan  Ir Sanggam Hutapea, MM menjadi sebuah tantangan yang harus diwujudkannya. Kesuksesan yang diraih, seakan tidak berarti apa-apa, selama dirinya terus diusik kegusaran akan kampung halaman.  Untuk apa sukses tetapi tidak mampu  meletakkan kesuksesan itu untuk membangun kampung kelahiran.&lt;br /&gt;Sosok Sanggam Hutapea adalah sosok anak manusia yang penuh kesederhanaan dan senang menghadapi tantangan. Jiwa untuk bekerja keras, Kecerdasan, dan kewibawaan untuk jadi pemimpin adalah kesan yang sangat menonjol, yang terlihat jelas ketika wartawan Berita Sore Andy Yanto  Aritonang untuk pertama kali bertemu dengan Sanggam Hutapea, belum lama ini di Jakarta.&lt;br /&gt;Berbagai masalah politik, ekonomi, teknologi , sosial dan budaya yang  sengaja dilontarkan  Berita Sore, seluruhnya dijawab dengan gamblang, santun, dan tak emosional . Pengetahuan yang luas membuat Sanggam Hutapea memahami berbagai masalah.&lt;br /&gt;Dia terus terang mengakui, dirinya bukan seorang politisi, tetapi untuk menjawab tantangan memberikan yang terbaik bagi Tapanuli Utara, khususnya membangkitkan pertanian di daerah itu, Sanggam  harus memasuki dunia politik  sehingga mempunyai jalan untuk  berbakti bagi daerah kelahiran.&lt;br /&gt;Dia mengakui, pertanian di Taput menjadi fokus utama bagi dirinya. Hafrus ada terobosan yang mutakhir untuk pengelolaan pertanian  Di Taput, sehingga hasil pertanian  mengangkat derajat masyarakat Taput menuju kesejahteraan. ” Saya sudah melihat petani colkat di Pahea, tetapi hasil panennya tidak berkembang akibat para petani masih terus menerapkan pola pertanian tradisional,” katanya.&lt;br /&gt;Untuk itu, Sanggam sudah mengajak ahli pertanian ke perkebunan Colkat di Pahea, dan solusi untuk meningkatkan pertanian coklat itu sudah didapatkan. Tetapi,   Sanggam mengakui bahwa dalam menata bidang pertanian secara baik tentu akan berhasil jika  didukung pemerintah dan dibantu semua pihak, terutama  masyarakat petani. ” Para petani di Taput perlu diberikan pengetahuan tentang pertanian melalui training-training khusus secara bersinambungan dengan praktek serta diberikan kemudahan modal.&lt;br /&gt;Dia menekankan menata pertanian yang baik di Taput perlu perjuangan  yang diterjemahkan dengan ketekunan dan keseriusan. Sanggam punya keyakinan bahwa pengelolaan Pertanian yang baik akan menjadi kekuatan untuk kesejahteraan rakyat dan kemajuan suatu daerah.&lt;br /&gt;sanggam juga tidak hanya beretorika, saat ini dia sudah mencari bibit-bibit unggul untuk diperkenalkan kepada masyarakat petani di Taput. Dan dia berjanji, jika masyarakat Taput nanti memberikan kepercayaan memimpin Taput lima tahun ke depan, maka Sanggam  akan  menerapkan pengawasan, mulai dari pemberian bibit-bibit unggul, proses pemanenan hingga mengawasi harga agar  petani tidak selalu jadi korban praktek tengkulak , yang akhirnya membuat para petani selalu merugikan .&lt;br /&gt;Sanggam yang beberapa bulan terakhir ini bolak  balik pulang ke Taruntung, bukan hanya bertemu dengan kalangan masyarakat tetapi juga sudah memetakan  lahan-lahan pertanian, dan sudah juga memikirkaan bagaimana pengairan  untuk memenuhi kebutuhan pertanian . Satu hal yang mungkin akan dilakukannya dengan memanfaatkan pergaulannya yang luas selama ini dikalangan pebisnis adalah menarik nvestor untuk menampung hasil pertanian masyarakat Taput  dengan harga yang menguntungkan petani.&lt;br /&gt;Sanggam Hutapea sangat yakin, pertanian yang dikelola dengan baik akan menghasilkan buah yang baik. Jika pertanian di Taput baik, maka pondasi perekonomian akan kuat sehingga mampu mewujudkan  rakyat yang sejahtera dan menjadi awal kebangkitan Tapanuli Utara dari tidur yang panjang.      &lt;br /&gt;Kecintaan sanggam akan pertanian, bukan hanya membuat pertanian baik tetapi Sanggam juga sudah membuat antisipasi akan era globalisasi yang tentu menciptakan persaingan ketat. (aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-2624871528852642072?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/2624871528852642072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=2624871528852642072' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2624871528852642072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2624871528852642072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/06/sanggam-masuki-dunia-politik-demi.html' title='Sanggam Masuki Dunia Politik Demi Pertanian Taput'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-2338195267784429988</id><published>2008-06-04T01:59:00.000-07:00</published><updated>2008-06-04T02:00:26.694-07:00</updated><title type='text'>Saatnya Menentukan Arah Kebangkitan Nasional</title><content type='html'>Saatnya Menentukan Arah Kebangkitan Nasional&lt;br /&gt;3 Juni 2008 | 09:54 WIB&lt;br /&gt;Jakarta  ( Berita ) : Satu abad hari kebangkitan nasional adalah moment yang sangat penting bagi negara dan bangsa ini untuk menentukan arah kebangkitan nasional itu.&lt;br /&gt;Kita tidak boleh apatis dan berdiam diri, sebab ditangan kita terletak beban yang berat untuk menetukan arah kebangkitan nasional ditengah krisis ekonomi. Kita tidak harus menentukan arah negeri ini agar maju, mandiri, dan sejahtera,ujar pengamat ekonomi Sanggam Hutapea, Senin [02/06] di Jakarta.&lt;br /&gt;Menurutnya, negeri ini ibat kapal yang sedang berlayar di lautan samudra, kemana arah kapal itu tentu dikendalikan nahkodanya, dan bukan  berharap dari hembusan angin, sehingga tidak ada rah yang jelas untuk berlabuh.&lt;br /&gt;Jadi Negeri ini harus kita nahkodai dengan penuh semangat dan optimis, walaupun dalam keadaan yang sulit. Jangan biarkan negeri initerombang-ambing tanpa tujuan.  &lt;br /&gt;Untuk itu, kata Sanggam Hutapea , seluruh elemen masyarakat harus  merefleksikan cita-cita kebangkitan nasional yang sudah ditanamakan para pendiri negeri ini. Dengan kerja keras, berdisiplin dan menanamkan budaya malu untuk melakukan korupsi serta KKN, Indonesia akan mempunyai arah dan karakter, kata Sanggam Hutapea. &lt;br /&gt;Disamping itu, potensinya sumberdaya alam, sumberdaya manusia, harus terus dipotensikan untuk kepentingan nasional. Dan yang terpenting masalah pendidikan harus diprioritaskan dan bukan lagi hanya lips service, yang nantinya dipergunakan para elit politik berkampanye guna meninabobokan masyarakat.     Menurutnya, pemerintah sudah saatnya memenuhi amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menetapkan 20% anggaran belanja negara dan daerah dialokasikan untuk pendidikan.&lt;br /&gt;Pendidikan yang tidak terformat, ujar Sanggam Hutape,  menjadi dominan bersamaan dengan ketiadaan arah dan karakter yang menyebabkan kemajuan Indonesia seperti deret hitung.&lt;br /&gt;Sejarah perkembangan dan pembangunan bangsa-bangsa membuktikan bahwa bangsa yang maju, modern, dan sejahtera memiliki sistem dan praktik pendidikan yang bermutu, ujar Sanggam Hutapea. (aya) .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-2338195267784429988?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/2338195267784429988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=2338195267784429988' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2338195267784429988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2338195267784429988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/06/saatnya-menentukan-arah-kebangkitan.html' title='Saatnya Menentukan Arah Kebangkitan Nasional'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-8907704741568949680</id><published>2008-05-30T22:53:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T22:54:26.637-07:00</updated><title type='text'>Sanggam bantu korban bencana gempa Pahae</title><content type='html'>Pasca Gempa Bumi di Pahae&lt;br /&gt;Mereka Masih Belajar Di Tenda Darurat&lt;br /&gt;                    Ir. Sanggam Hutapea MM  Bantu Korban Bencana &lt;br /&gt;Tarutung,Metro&lt;br /&gt;            Pelajar SD Negeri 174574 Simangumban,Kecamatan Simangumban masih belajar dibawah tenda darurat bantuan UNHCR. Diwaktu siang saat terik matahari menyengat, rombongan belajar tak mampu menahan panas, sebab tenda berukuran 3 x 6 meter hanya cukup menampung 15 orang, tetapi jumlah pelajar melebihi kapasitas, dengan pentilasi udara  yang tidak memadai. Saat hujan turun, mereka bakalan tidak nyaman, sang  guru pun harus mengajar dari luar tenda.&lt;br /&gt;            Hingga Selasa ( 27/5) pelajar dengan enam rombongan kelas belajar masih bertahan di lokasi di tenda yang didirikan dekat bangunan sekolah yang runtuh. Guru yang mengajar kalau hujan tepaksa berlindung dibawah payung, sementara papan tulis pun tidak dapat dipajang di depan tenda,akibat pendeknya banguna tenda dan  sempitnya pintu tenda.&lt;br /&gt;            Kondisi ini dikhawatirkan akan mengganggu proses belajar mengajar, jika tidak cepat ditangani. Sementara para guru guru menyebutkan, tak mau kondisi ini berkepanjangan. ”Belum ada relokasi yang dibuat pemerintah atau untuk mengganti tenda yang lebih luas dan nyaman”, ujar seorang guru yang tak mau disebut namanya.”Jangan dibuat nama saya pak,  saya takut, nanti ditegur atasan”, ujarnya polos.&lt;br /&gt;            Derita Guru dan Murid&lt;br /&gt;            “Mohon pak, kami diperhatikan beserta murid murid ini, ujar seorang guru kepada Ir Sanggam Hutapea beserta rombongan saat meninjau sekolah tersebut.Sekolah inipun terlihat tidak seperti biasanya. Metro menangkap, pelajar yang sedang istrahat (reses) pun sebahagian besar terlihat merenung dan tak bersemangat.Tanah tanah liat juga menempel di sepatu para siswa yang masih berusia belia.&lt;br /&gt;            Dalam pertemuan itu, dua orang guru yang bestatus guru bantu juga  menangis kepada Ir Sanggam Hutapea dan mengadukan nasibnya, sebab sudah lima bulan tidak gajian. Dua ibu guru yang mengaku mengabdi selama tiga tahun selaku guru honor, menjelaskan penderitaan yang mereka hadapi saat ini, gaji yang tak seberapa, namun belum turun hingga sekarang , apalah biaya hidup  anak anak  dan transport kami pak,” ujarnya kepada Sanggam Hutapea sambil mengusap  air matanya.&lt;br /&gt;            Prihatin dengan itu, Sanggam Hutapea memberikan donasinya kepada  kedua guru bantu tersebut. Sanggam sendiri tidak mau memberitahukan besarnya sumbangan itu, tetapi kepada wartawan ,keduanya mengaku  bahwa yang diberikan Sanggam setidaknya  cukup membantu mereka untuk keluar dari  permasalahan itu.&lt;br /&gt;            Bangunan Permanen tidak Cocok di Pahae&lt;br /&gt;Ir Sanggam Hutapea kepada Metro mengatakan bangunan permanen di Kawasan Pahae tidak begitu tepat.Bisa saja dibuat bangunan permanen, tetapi dengan konstruksi yang matang. “Tetapi hampir setiap Tahun kawasan ini dilanda  gempa, lalu kenapa tidak dipikirkan untuk mendirikan bangunan yang terbuat dari kayu. Selain nyaman, dari sisi kesehatan juga lebih menguntungkan terhadap anak . Dulu, sekolah saya terbuat dari papan, tetapi kami sangat nyaman belajar di dalam ruangan,” ujarnya.&lt;br /&gt;            Menurut Pelajar Teladan di SMA 1001 ( sekarang SMA Negeri I Tarutung) itu,  kondisi di Pahae pasca gempa bumi harus menjadi perhatian semua pihak .Kajian dan evaluasi  secara khusus perlu dilakukan terutama dalam merencanakan pembangunan.Pembangunan sekolah, pemukiman dan sarana umum di Kawasan Pahae harus ditata ulang.Coba bayangkan, jika setiap tahun datang gempa, berapa kerugian yang dialami daerah, dan berapa manusia yang menjadi korban. Runtuhnya bangunan sekolah ini juga menjadi pelajaran berharga, kalaupun harus rusak kemungkinan tidak separah saat ini, bila kontruksinya matang dan bagus,” sebutnya.&lt;br /&gt;            Dalam kunjungan Sanggam ke Kecamatan Simangumban, Senin ( 25/5) bersama rombongan, dia  meninjau lokasi terparah yang diakibatkan gempa, mulai dari rumah penduduk, mesjid, gereja dan infrastruktur yang ikut hancur. Selama 3 jam, calon kuat Kandidat Bupati Taput itu menyisir satu persatu lokasi bencana.”Inilah pekerjaan besar bagi semua pihak, bagaiman penanganan dan penaggulangan yang dilakukan untuk meringankan beban mereka”, ujarnya.&lt;br /&gt;            Masyarakat pun secara antusias menyambut kedatangannya. Tetapi sebelum melanjutkan peninjauan, Sanggam Hutapea telah  menyerahkan bantuan kepada korban bencana berupa mie instant, gula dan beras yang diterima oleh petugas posko bencana. Sanggam sendiri tidak mau menonjolkan bantuan itu, “Yang saya pikirkan adalah yang lebih menyentuh untuk memulihkan kondisi Simangumban. Hasil tinjauan ini akan saya evaluasi,agar bantuan benar benar menyentuh, berbagai pihak juga akan kita dorong memberikan bantuan dan disalurkan tepat pada sasaran.Tujuan kita bukan seremoni, tetapi masyarakat yang menjadi korban adalah perhatian utama,bagaiman meringankan beban mereka” ujarnya kepada sejumlah wartawan media cetak dan elektronik.&lt;br /&gt;            Selain itu, Sanggam Hutapea juga berkesempatan bertemu dengan tokoh dan pemuka agama Kristen dan Islam di daerah ini. Yang paling memilukan hati Sanggam  adalah saat meninjau rumah penduduk yang rongsok di pinggir Jalan Negara Simangumban-Sipirok. Di GKPA Simajambu,Mesjid Nurul Hasanah,HKBP Simangumban yang mengalami rusak berat berkali kali sosok dermawan ini , mengusap keringatnya saat  berbicara dengan pemilik rumah ,ustad dan pendeta.&lt;br /&gt;            Dalam peninjauan ini,Sanggam didampingi personil Sanggam Hutapea Center, simpatisan Sanggam dari empat kecamatan di wilayah Pahae. Sementara dilokasi bencana, dia disambut dan didampingi Danramil Pahae Jae, aparat dari kepolisian dan TNI.&lt;br /&gt;            Dalam perjalanan pulang ke Tarutung, Sanggam mengutarakan, ada sesuatu yang harus segera dilakukan di Simangumban untuk memulihkan keadaan. Masyarakat, selain kehilangan tempat tinggal, pemulihan aktivitas  ekonomi juga harus segera dipikirkan, termasuk memulihkan sarana dan prasarana umum terutama kesehatan dan pendidikan”, ujarnya. (jps).&lt;br /&gt;            Tarutung, 28 Mei 2008&lt;br /&gt;            Jan Pieter Simorangkir&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-8907704741568949680?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/8907704741568949680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=8907704741568949680' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/8907704741568949680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/8907704741568949680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/sanggam-bantu-korban-bencana-gempa.html' title='Sanggam bantu korban bencana gempa Pahae'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-8224716709239256652</id><published>2008-05-30T22:50:00.001-07:00</published><updated>2008-05-30T22:50:50.542-07:00</updated><title type='text'>BUNG SANGGAM ! SILAHKAN MEMBANGUN TANAH KELAHIRANMU</title><content type='html'>BUNG SANGGAM ! SILAHKAN MEMBANGUN TANAH KELAHIRANMU&lt;br /&gt;Oleh : J. Frans Lumbantobing , SH&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam waktu dekat ini Pemilihan Kepala Daerah ( PILKADA ) Kabupaten Tapanuli Utara akan dilaksanakan. Gaungnya pun mulai terasa, hal ini ditandai dengan banyaknya atribut para calon kandidat bupati  yang tersebar di penjuru pelosok, terutama Tarutung selaku ibukota Kabupaten Tapanuli Utara.&lt;br /&gt;Atribut – atribut tersebut ada dalam bentuk spanduk dan baliho lengkap dengan Visi Misi masing – masing calon kandidat. Ada juga dalam bentuk gambar, kalender dan lain sebagainya. Sementara itu dukungan masyarakat dari berbagai elemen mulai mengkristal  terhadap jagoannya.&lt;br /&gt;Bentuk dukungan yang dimaksud bermacam – macam, ada yang secara transparan mengungkapkannya melalui spanduk ada juga melalui kegiatan – kegiatan lainnya yang bertujuan untuk menggalang massa . Situasi ini membuat gaung PILKADA semakin membahana Sejauh ini berdasarkan pengamatan dan hasil temuan penulis dilapangan jumlah balon Bupati telah melebihi kuota yang telah ditentukan undang – undang. Namun hal tersebut tidak menyurutkan niat para balon untuk terus maju dalam PILKADA. &lt;br /&gt;Bila dicermati para balon atau calon kandidat  yang  masing – masing mempunyai kekuatan dan kelemahan. Hal ini tidak terlepas dari latar belakang : pendidikan, pengalaman, keahlian, penguasaan dan pemahaman karekteristik masyarakat dan kemampuan mengartikulasikan keinginan masyarakat sesuai kebutuhannya. Satu hal lagi yang tidak kala pentingnya kendaraan politik yang akan mengusungnya balon dari jalur Partai Politik serta basis massa pendukung calon independent.&lt;br /&gt;Khusus mengenai Parpol yang akan mengusung balon kali ini benar – benar akan diuji kesolidannya melalui kinerja dan kontribusinya. Apakah mesin Parpol mampu menjadi Votte Getter yang baik atau sebaliknya.  Terutama para Decision Maker Parpol tersebut di tuntut kemampuannya dalam membaca dan  mengartikulasikan keinginan masyarakat.&lt;br /&gt; Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya Miss Communication dalam mengimplementasikan kebijakan – kebijakan Parpol sekaitan dengan tujuan memenangkan calon yang diusung terutama dikalangan grass root. Peranan Parpol dalam PILKADA nanti tidak begitu signifikan, terbukti  pada PILGUBSU yang lalu calon yang didukung Parpol-Parpol besar justru mengalami kekalahan. Namun demikian peranan Parpol  tidak dapat dikesampingkan.&lt;br /&gt; Oleh sebab itu sinergi potensi calon yang diusung dengan potensi Parpol yang mengusung tetap dibutuhkan. Hal ini perlu menjadi perhatian para pengurus Parpol . Atmosfir PILKADA kali ini terasa berbeda dibanding PILKADA sebelumnya. Hal ini erat kaitannya dengan sistem pemilihan yang akan diterapkan dalam PILKADA nanti.&lt;br /&gt; Dimana rakyat secara langsung memilih calon atau figur sesuai dengan keinginannya. Sehingga tidak mengherankan masyarakat berharap banyak PILKADA kali ini akan melahirkan Pemimpin yang benar – benar legitimet dan prorakyat  Secara logika hal ini dapat diterima dimana selaku pemengang kedaulatan rakyat memiliki otoritas penuh dalam menyalurkan aspirasinya tanpa rasa kuatir diselewengkan&lt;br /&gt;Oleh sebab itu tidak berlebihan banyak yang beranggapan PILKADA kali ini memasuki babak baru dalam tatanan kehidupan demokrasi Selain itu, masyarakat selalu menginginkan pembaharuan. Diatas telah disinggung masing – masing balon Bupati mempunyai kelebihan dan kelemahan. Untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan balon diperlukan pengetahuan tentang latar belakang balon yang bersangkutan&lt;br /&gt;Sebagai bahan kajian atau referensi sekaligus perbandingan dengan balon lainnya Berdasarkan data atau referensi yang ada pada penulis, sejauh ini dari sekian banyak balon Bupati yang akan bersaing dalam PILKADA figur  Ir. SANGGAM HUTAPEA, MM  layak dikedepankan. Kelayakan figur yang satu ini tidak terlepas dari nilai plus yang dimilikinya&lt;br /&gt;Hal ini dapat dibuktikan dari prestasi yang dicapainya baik dibidang Pendidikan maupun Pekerjaan. Sejak duduk dibangku Sekolah Dasar sampai dengan jenjang pendidikan terakhir (Magister Managemen) Sanggam Hutapea mengukir prestasi yang membanggakan yaitu Pelajar Teladan Bintang Pelajar Diterima di Institut Pertanian Bogor ( IPB) tanpa testing Menerima Beasiswa Supersemar Menerima Beasiswa dari Bank Dunia ( Word Bank) untuk studi Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada ( UGM &lt;br /&gt;Pencapaian prestasi ini membuktikan Sanggam Hutapea sebagai seorang  yang cerdas dan pemikir yang handal. Hal ini dapat dilihat dari pekerjaan – pekerjaan yang pernah ditekuninya yaitu &lt;br /&gt;Tahun 1983 – 1989 Departemen Transmigrasi RI. Menangani Proyek – proyek Bank Dunia di berbagai Propinsi. Tahun 1992 – 1997, Senior Vice Prisident Bank Fasifik – Planing &amp;amp; Business Devoploment Group Head – Jakarta&lt;br /&gt;Tahun 1998 – 2000 Business Devoploment Nugra Santana Group – Jakarta ( Bergerak dalam bidang Bisnis seperti Industri Perkapalan / Tanker, Farmasi, Perkebunan, Pertambangan, Property, Perhotelan dan Resort  2001 – sekarang Direktur Balai Sidang Jakarta Convention Center ( JCC )– Jakarta Direktur Jakarta Kelola Utama / Jakarta Staf Khusus Direktur Utama Nugra Santana Group – Jakarta Property Manager PT. Pura Selokamas – Jakarta&lt;br /&gt;Selain dari pada itu Sanggam Hutapea aktif di berbagai kegiatan organisasi dan sosial serta sering mengikuti Traning dan Seminar tentang Ekonomi pembangunan dan pertanian, keuangan dan Perbankan di Indonesia, Singapura, Piliphina, Hongkong dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;Berbekal pengalaman yang segudang diberbagai bidang pekerjaan tentu sangat membantunya dalam menjalankan tugasnya apabila terpilih menjadi Bupati di daerah ini. Ditambah keahliannya di bidang management akan memberi kontribusi yang tidak kecil dalam memanage kebijakan –kebijakan internal maupun exksternal apalagi bila dikaitakan  dengan posisinya sebagai TOP DECISION MAKER.&lt;br /&gt;Disamping hal tersebut figur yang satu ini mengetahui persis kondisi lokal Kabupaten Tapanuli Utara meskipun telah lama bermukim di Ibukota. Namun seperti yang pernah diungkapnya “ Badanhu do di Jakarta alai anggo rohangku sai tong tu huta “. Hal ini menunjukkan figur yang satu ini selalu menaruh perhatiannya kepada tanah kelahirannya dan sekaligus mengikuti perkembangannya. Oleh sebab itu beliau sangat senang dan bersemangat di ajak bicara mengenai tanah kelahirannya di Tapanuli Utara. Termasuk ketika ditanya mengenai permasalahan yang ada di Tapanuli Utara dan bagaimana solusinya dengan lugas ia menjelaskannya.&lt;br /&gt;Dari penjelasan dan pemaparan yang disampaikannya menunjukkan beliau tidak sekadar mengetahui tetapi juga memahami. Namun demikian pengetahuan dan pemahamannya tersebut belumlah menjadi blue print dari program – programnya. Sebab menurut beliau solusi terbaik dalam mengatasi permasalahan adalah sinergi dari berbagai potensi yang ada. Untuk itu ia berjanji akan memberdayakan segenap potensi yang ada di Tapanuli Utara apabila terpilih menjadi Bupati.&lt;br /&gt;Selama ini agaknya hal ini lah yang terlupakan oleh pemimpin – pemimpin sebelumnya. Sehingga Tapanuli Utara sampai memperoleh julukan “Peta Kemiskinan”. Pada hal dilihat dari potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia Tapanuli Utara sebenarya kaya&lt;br /&gt;Bertitik tolak dari kenyataan ini beliau merasa terpanggil untuk membangun tanah kelahirannya melalui pengabdiannya nanti sebagai Bupati di daerah ini apabila terpilih&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan keinginan tersebut akhir – akhir ini beliau sering pulang ke Bona Pasogit dan terjun langsung ke masyarakat di berbagai Kecamatan yang ada di Tapanuli Utara untuk mengetahui lebih jelas permasalahan dan keinginan (kebutuhan) masyarakat. Disamping itu mohon dukungan dan doa restu dari masyarakat sebagaimana diungkapnya dalam buku profilnya dan spanduk “Izinkan Aku Membangun Tanah Kelahiranku”. &lt;br /&gt;Ungkapan ini adalah cermin ketulusan hatinya dan kesederhanaannya. Akankah ia berhasil mewujudkan keinginannya atau sebaliknya ?. Jawabnya ada di relung hati kita semua, namun satu hal yang pasti dan perlu kita sadari keinginan Sanggam Hutapea membangun tanah kelahirannya bukan semata keinginannya saja. Tapi juga keinginan kita semua warga Tapanuli Utara. Sebab Tapanuli Utara adalah milik kita bersama. Untuk itu mari kita dukung dia bersama – sama dalam PILKADA&lt;br /&gt;Dukungan kita semua sama maknanya mengantarkan dia ke singgasana Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara. Dan bila tiba saatnya masihkah ada kata yang lebih indah baginya selain untaian kata ; BUNG SANGGAM SILAHKAN MEMBANGUN TANAH KELAHIRANMU.(*****)     Penulis adalah pengamat sosial politik di Tapanuli Utara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-8224716709239256652?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/8224716709239256652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=8224716709239256652' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/8224716709239256652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/8224716709239256652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/bung-sanggam-silahkan-membangun-tanah.html' title='BUNG SANGGAM ! SILAHKAN MEMBANGUN TANAH KELAHIRANMU'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-4942859039090209444</id><published>2008-05-28T02:08:00.001-07:00</published><updated>2008-05-28T02:08:36.876-07:00</updated><title type='text'>Anggota DPD Bangga Lihat Putra Daerah Taput</title><content type='html'>Anggota DPD Bangga Lihat Putra Daerah Taput&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 April 2008 | 13:43 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (Berita) Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pemilihan Sumut Ir Nurdin Tampubolon mengatakan kebanggaannya melihat kepedulian Ir Sanggam Hutapea,MM, atas penderitaan masyarakat petani coklat di Kecamatan  Pahae, Tapanuli Utara, yang kurun waktu 1 tahun terakhir ini  mengalami penurunan hasil panen akibat hama helopetis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap kepedulian seperti itu akan mengalir dari para anak rantau lainnya, sehingga masyarakat petani tidak sendirian menghadapi masalah, apa lagi petani di daerah itu umumnya petani tradisional, yang tentu kurang memiliki pengetahuan untuk mengatasi hama,&amp;quot; ujarnya di jakara , Rabu (16/4) Menurutnya, Sanggam sebagai putra daerah yang termasuk sukses di perantauan tidak dapat membohongi hati nurani bahwa penderitaan rakyat petani coklat,  juga penderitaan diri ,ujarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurdin juga sangat mendukung langkah Sanggam Hutapea untuk mengembangkan pertanian coklat di Taput. &amp;quot; Jika memang masih ada daerah yang cocok sebagai lokasi pertanian coklat, saya pikir itu adalah ide yang brilian, katanya Coklat yang baik akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus  menghasilkan devisa bagi Taput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin SDA Taput yang masih banyak terpendam jika di gali akan dapat memberikan kesejahteraan,&amp;quot; tandasnya. Pada sisi lain, dia meminta Sanggam  untuk menggalang kepedulian anak rantau membangun Taput.&amp;quot; Jangan terpengaruh dengan tudingan orang, sebab sudah menjadi hukum alam bahwa setiap perbuatan yang baik selalu tujuannya dikait-kaitkan dengan tujuan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, tidak selamanya membantu rakyat bermuatan politik,  dan  kalau pun  ada tujuan politik tentu merupakan hal yang wajar.Yang pasti sudah berbuat kepada rakyat , tukasnya Dia pun tidak menepis jika putra daerah seperti Sanggam Hutapea yang punya potensial, punya peluang untuk memimpin Taput.  Peluang itu sangat terbuka, sebab Pilkada sudah mengakomodir calon independen. Artinya calon kepala daerah tidak lagi tergantung mendapatkan dukungan dari partai politik.(aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-4942859039090209444?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/4942859039090209444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=4942859039090209444' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/4942859039090209444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/4942859039090209444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/anggota-dpd-bangga-lihat-putra-daerah.html' title='Anggota DPD Bangga Lihat Putra Daerah Taput'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-5725333036209372688</id><published>2008-05-28T02:06:00.001-07:00</published><updated>2008-05-28T02:06:35.526-07:00</updated><title type='text'>Taput Butuh Pemimpin Yang Mampu Lakukan ‘Pembedahan’</title><content type='html'>Taput Butuh Pemimpin Yang Mampu Lakukan ‘Pembedahan’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 April 2008 | 15:11 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita ) : Tapanuli Utara (Taput) saat ini membutuhkan figur pemimpin yang mampu melakukan ‘pembedahan’ menyeluruh, sehingga mampu mengangkat daerah ini, sejajar dengan daerah kabupaten yang sudah mengalami kemajuan di Sumut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan pemimpin di Taput harus berani lakukan pembedahan,ujar aktivis LSM Andy Erge, Minggu Kemarin di Jakarta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, sosok Sanggam Hutapea adalah salah seorang putra daerah yang memenuhi figur kepemimpinan pemberani  melakukan pembedahan.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pemimpin di Taput mendantang tidak mempunyai keberanian, dan hanya mampu menebar janji, serta tebar pesona, maka Taput tidak akan pernah bangkit dari tidurnya yang panjang,&amp;quot; tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping menggegam trackrecord yang cukup membanggakan dan dikenal luas di kalangan elite politik dan pengusaha, Sanggam Hutapea juga memiliki jaringan yang luas untuk memasarkan produk-produk pertanian Taput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, jika Sanggam Hutapea mau turun dan membangun Taput dengan mencalonkan diri sebagai calon bupati Taput untuk Pilkada nanti, maka masyarakat Taput akan memperoleh pilihan untuk menentukan pemimpinnya bagi kebangkitan daerah itu; ujar Andy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila figur-figur seperti Sanggam hadir di Taput, lima tahun ke depan wajah Taput yang selama ini di katagorikan sebagai daerah tertinggal, diyakini akan mampu bangkit dengan konsep pembangunan yang memberdayakan seluruh potensi SDM Taput, yang selama ini masih banyak tak tertangani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir Sanggam Hutapea,MM, pria kelahiran Tarutung, yang sudah puluhan tahun merantau adalah tipe yang  tak dapat menghindar bahwa penderitaan rakyat Taput, juga menjadi penderitaannya.Untuk memenuhi panggilan jiwa  membangun Taput, Sanggam akan memberikan yang terbaik dan menerapkan apa yang diperolehnya selama meninti karir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua elemen masyarakat Taput harus memberikan support kepada calon pemimpin yang memang memiliki kemampuan, sehingga Taput benar-benar  dapat dibangkitkan dengan memanfaatkan seluruh potensi SDM-nya,  tandas Andy Erge (aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-5725333036209372688?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/5725333036209372688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=5725333036209372688' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/5725333036209372688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/5725333036209372688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/taput-butuh-pemimpin-yang-mampu-lakukan.html' title='Taput Butuh Pemimpin Yang Mampu Lakukan ‘Pembedahan’'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-2930600944164439119</id><published>2008-05-28T02:02:00.000-07:00</published><updated>2008-05-28T02:03:26.371-07:00</updated><title type='text'>Taput Butuhkan Seorang ‘ Ahli Bedah’</title><content type='html'>Taput Butuhkan Seorang ‘ Ahli Bedah’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 April 2008 | 19:59 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita ) : Tapanuli Utara (Taput) yang selama ini selalu menjadi daerah tertinggal sudah saatnya di pimpin  seorang ‘ ahli bedah’,  sehingga ketertinggalan Taput dengan daerah lainnya dapat terkejar. Taput mendatang sangat membutuhkan seorang bupati yang mampu bertindak sebagai ‘ahli bedah’, sehingga mampu membedah seluruh  permasalahan yang meliliti Taput, seperti, mengatasi pengangguran, meningkatkan mutu pertanian, perkebunan, kehutanan, nelayan, dan pariwisata, ujar pelaku pendidikan M Sianipar, Selasa (22/4) di Jakarta.&lt;br /&gt;Sianipar mengibaratkan permasalahan yang meliliti Taput, bagaikan penyakit kanker yang harus segera di operasi seorang ahli bedah yang andalan. bila tidak di bedah, Taput akan makin sekarat (jauh menggalami ketertinggalan dengan  daerah lain).&lt;br /&gt;Menurut, momen yang paling tepat untuk menempatkan pemimpin yang bertindak sebagai ahli bedah di Taput adalah melalui pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung. Hanya saja,  masyrakat  Taput jangan sampai salah pilih akibat tergoda dengan tebar pesona dan kesenangan sesaat.  Terus terang, figur pemimpin yang membagi-bagikan uang guna mempengaruhi rakyat mendapatkan hak pilih rakyat, adalah figur  pemimpin yang kurang baik. Jika rakyat menginginkan perubahan, rakyat harus cermat, teliti dan cerdas.Terima saja uangnya, tapi jangan pilih orangnya, ujarnya,&lt;br /&gt;Dia menyebutkan pemimpin yang baik adalah pemimpin yang tidak hanya pintar tebar pesona dengan mempermainkan kata-kata, tetapi pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mau berbaur dengan rakyat dan mampu berkarya. Salah satu figur pemimpin yang memenuhi kriteria sebagai pemimpin yang berkarya, menurut Sianipar adalah Ir Sanggam Hutapea, MM. Dia (Sanggam) figur pemimpin yang  mengutamakan karya dari pada kata. Dengan kematangan akademis, Sanggam Hutape merupakan salah seorang putra Taput yang akan  menerapkan karyanya membangun  Taput.&lt;br /&gt;Sanggam Hutapea adalah tokoh muda yang   memenuhi kriteriasebagai  pemimpin berkarya. Figurnya yang dikenal rakyat dan sangat mengakar ke akar rumput .Di samping itu,  kemampuan Sanggam Hutapea melakukan lobby-lobby di tingkat pusat akan menjadi modal untuk membangkitkan dan mengejar ketingalan Taput. Lobby yang kuat  sangat dibutuhkan untuk menyakinkan  pemerintah pusat akan  kebutuhan Taput, sehingga anggaran dapat diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakuinya, kelemahan lobby Pemimpin  di daerah&lt;br /&gt;ke Pemerintah Pusat sangat dirasakan, sehingga anggaran pembangunan yang sangat  dibutuhkan tidak maksimal.Menurutnya, disamping lobby ke Pemerintah Pusat, Sanggam juga mempunyai kemampuan  membenahi sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan,perikanan dan parawisata. Sianipar yakin, sektor pendidikan dan kesehatan akan menjadi prioritas  bagi sosok Sanggam Hutapea yang menyadari sepenuhnya bahwa Sumber Daya Manusia (SDM)  harus bagus dan sehat.  Dengan meningkatkan mutu pendidikan, maka seluruh potensi yang  di miliki dapat di kelola oleh SDM-SDM yang unggul. Tanpa pendidikan yang baik dan kesehatan yang terjamin jangan berharap  akan lahir SDM-SDM unggul yang menangani dan  mengelola potensi yang ada di Taput katanya.  (aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-2930600944164439119?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/2930600944164439119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=2930600944164439119' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2930600944164439119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2930600944164439119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/taput-butuhkan-seorang-ahli-bedah.html' title='Taput Butuhkan Seorang ‘ Ahli Bedah’'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-2312305259588799770</id><published>2008-05-28T02:00:00.001-07:00</published><updated>2008-05-28T02:00:48.496-07:00</updated><title type='text'>PDS terbuka untuk Sanggam Hutapea</title><content type='html'>PDS Terbuka Untuk Sanggam Hutapea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 April 2008 | 15:39 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita )  : Partai Damai Sejahtera (PDS) akan mengusung calon kepala daerah untuk Tapanuli Utara, yang pasa dan sesuai kebutuh masyarakat Tapaut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan figur  yang  mempunyai visi dan misi mensejahterakan masyarakat,  PDS merupakan partai yang terbuka bagi  semua lapisan masyarakat, yang ingin maju sebagai calon kepala daerah pada Pilkada Tapanuli Utara yang dijadwalkan bulan September mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Silahkan maju dengan mempergunakan kenderaan politik PDS, termasuk Sanggam Hutapea sebagai salah seorang  putra daerah  yang punya potensi,” kata Denny Tewu kepada Berita, Selasa (29/4) di jakarta. Menurutnya, saat ini PDS sudah membuka diri untuk menyeleksi calon kepala daerah untuk bertarung di Pilkada  Taput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita nanti proses seluruh calon, termasuk dari luar PDS. Jika memang Sanggam Hutapea nanti mendaftar sebagai calon, walaupun bukan kader PDS, bukan tidak mungkin akan diusung PDS. Nanti tergatung penyaringan, terutama visi dan misinya harus sejalan denga keinginan PDS untuk mensejahterakan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkannya, keterbukaan PDS bagi calon yang bukan kadernya adalah untuk memberikan peluang kepada calon dari luar, yang kemungkinan belum dapat mempergunakan kenderaan calon independen. ‘ ” Jika  calon independen sudah resmi bisa maju, maka PDS tentu akan mengajukan  kadernya  sebagai calon  kepala daerah pada Pilkada Taput, ujarnya. (aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-2312305259588799770?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/2312305259588799770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=2312305259588799770' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2312305259588799770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/2312305259588799770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/pds-terbuka-untuk-sanggam-hutapea.html' title='PDS terbuka untuk Sanggam Hutapea'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-6277246768699760351</id><published>2008-05-28T01:57:00.001-07:00</published><updated>2008-05-28T01:57:23.853-07:00</updated><title type='text'>Pilkada Taput Momentum Tampilnya Tokoh Baru</title><content type='html'>Pilkada Taput Momentum Tampilnya Tokoh Baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Mei 2008 | 10:12 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, (Berita) Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung harus jadi momentum tampilnya tokoh-tokoh baru jadi pemimpin ditengah keinginan  masyarakat akan perubahaan.&lt;br /&gt;Kehadiran tokoh baru, buka hanya simbol dari pembaruan tetapi juga harapan akan kebangkitan daerah tertinggal. Biasa pemimpin dari tokoh baru memiliki motivasi tinggi,” ujar elemen generasi muda Yanto Rajaguk-guk  di Jakarta, Rabu (21/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyinggung bursa calon bupati  Tapanuli Utara (Taput) yang akan menggelar Pilkada bulan Oktober mendantang,Yanto melihat sosok  Sanggam Hutapea sebagai  tokoh baru yang  produktif, energik, dan bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping seorang intelektual, penyandang Strata-2 (S2), Sanggam yang malang melintang di dunia bisnis,  mempunyai jaringan kuat untuk memasarkan potensi daerah Taput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa lagi,  Sanggam Hutapea didorong oleh rasa keterusikan untuk membangkitkan daerah kelahirannya yang sudah lama ditinggalkan, tentu tidak termotivasi jadi bupati hanya untuk memperkaya diri. “Saya dengar  Sanggam Hutapea  merasa terpanggil ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kembali ke kampung kelahirannya, setelah sukses di perantauan. Jika  memang niat itu dari sanubari paling dalam maka  keiinginan mengabdi harus diwujudkan   dengan memanfaatkan momentum Pilkada, ujarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yakin sosok Sanggam Hutapea  yang tidak terkontaminasi oleh dusta politik, serta bersih dari intrik- intrik jahat partai politik, akan mampu  memenej kegilisahan masyarakat yang menginginkanperubahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai putra daerah, katanya, sudah  tentu Sanggam menguasaimasalah sosial ekonomi dan tipologi daerah Taput , khususnya  menyangkut aspek postur sumber daya manusia, potensi alam dan bisnis yang harus segera digali, serta strategi untuk membangun dan  menggerakkan keswadayaan masyarakat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya yakin, kehadiran Sanggam   akan menjadi calonpilihan alternatif bagi masyarakat Taput, khususnya bagi pemilih pemula yang ingin perubahan,” ujar Putra dari kota wisata Muara ini .   Menurutnya, jika ingin jadi pemimpin  Sanggam Hutapea  harus siap bekerja keras dengan melakukan gebrakan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu  ia  harus lebih gencar bersosialisasi, menyuarakan program- program yang  jelas dan nyata untuk kepentingan masyarakat sehingga masyarakat mendapat keyakinan akan niatnya yang tulus untuk mebangunan  Taput, terutama bagi peningkatan perekonomian masyarakat kecil,&lt;br /&gt;tukas Yanto Rajagukguk.(aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-6277246768699760351?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/6277246768699760351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=6277246768699760351' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/6277246768699760351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/6277246768699760351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/pilkada-taput-momentum-tampilnya-tokoh.html' title='Pilkada Taput Momentum Tampilnya Tokoh Baru'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-400004817421938602</id><published>2008-05-28T01:54:00.001-07:00</published><updated>2008-05-28T01:54:40.847-07:00</updated><title type='text'>Sanggam: Prioritaskan Rehabilitas Rumah Penduduk</title><content type='html'>Sanggam: Prioritaskan Rehabilitas Rumah Penduduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Mei 2008 | 14:12 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita ) : Rakyat Tapanuli Utara (Taput) yang menjadi korban gempa bumi harus diharapkan tidak terlampau lama tinggal ditenda-tenda pengungsian akibat rumahnya yang porakpoganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, putra daerah yang tinggal di Jakarta Ir Sanggam Hutapea meminta Pemerintah Daerah Kabupaten dan Provinsi untuk  memprioritaskan rehabilitasi rumah penduduk .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, kebutuhan pokok rakyat yang jadi korban , juga  harus tersedia sehingga para korban tidak mengalami kelaparan. Khususnya bagi anak-anak, harus disalurkan obat-obatan dan vitamin, sehingga kondisi para anak tetap terjaga dan dapat melanjutkan sekolahnya , ujar Sanggam Hutape kepada Berita Kamis [22/05] pagi  melalui saluran telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, untuk mengembalikan semangat rakyat, juga sangat berguna untuk memberi ‘upah-upah’ guna  mengembalikan semangat hidup. Sanggam yang juga bakal calon Bupati ini meminta pemerintah mendirikan pos pemantau gempa di sepanjang pantai barat, sehingga gejala terjadinya gempa susulan dapat terindeksi,dan secepatnya dikomunikasikan kepada rakyat untuk mengambil langkah antisipasi dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara khusus, Sanggam Hutapea juga mengimbau seluruh putra Tapanuli yang berada di perantauan, kiranya dapat meringankan beban rakyat korban gempa dengan menyalurkan bantuan. &amp;quot; Saat ini rakyat sangat membutuhkan  bantuan, terutama makanan dan obat-obatan,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi lain Sanggam juga mendesak pemerintah provinsi Sumatra Utara untuk memprioritaskan perbaikan jalan lintas yang terputus akibat gempat. Jalan lintas itu sangat vital untuk kelancaran transportasi, sehingga rakyat dari Tapanuli Selatan dapat kembali melalui jalur itu menuju ke Tarutung, P Siantar dan Medan, harap Sanggam Hutapea.(aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-400004817421938602?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/400004817421938602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=400004817421938602' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/400004817421938602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/400004817421938602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/sanggam-prioritaskan-rehabilitas-rumah.html' title='Sanggam: Prioritaskan Rehabilitas Rumah Penduduk'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-8680729937598062495</id><published>2008-05-28T01:49:00.000-07:00</published><updated>2008-05-28T01:50:26.083-07:00</updated><title type='text'>Kepala Daerah Bukan Sekadar Administrator l</title><content type='html'>Kepala Daerah Bukan Sekadar Administrator l&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 Mei 2008 | 09:54 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita )  : Untuk menciptakan iklim investasi agar pertumbuhan ekonomi semakin kondusif sebagai prasyarat mengurangi pengangguran dan kemiskinan, maka pejabat-pejabat daerah harus memahami betapa penciptaan iklim investasi  merupakan enzim untuk memberantas pengangguran dan kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya, antara lain, dengan mengubah mindset atau pola pikir kepala daerah menjadi bersikap dan berperilaku entrepreneur, tidak hanya sekadar administrator, apa lagi era otonomi daerah dan desentralisasi yang memberikan keleluasaan kepada daerah untuk menggali dan mengelola potensi sumberdaya alam sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing, kata Sanggam Hutapea, Senin (25/5) di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya pengangguran dan kemiskinan diakibatkan keterbatasan lapangan pekerjaan yang terbatas akibat pertumbuhan ekonomi yang belum berkembang karena ketiadaan investasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah daerah harus memiliki kemampuan untuk berkreasi dan berinovasi mengatasi masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran dengan menggali dan mengelola potensi itu secara entrepreneur, ujar Sanggam yang juga kandindat kuat  bakal calon Bupati Tapanuli Utara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap dan prilaku entrepreneur dibutuhkan untuk menggali dan mengelola potensi sumberdaya alam kemudian mentransformasinya menjadi output yang bernilai tambah (value added).  “Kita tidak bisa berdiam diri, harus melakukan terobosan-teroboson. Katanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menciptakan iklim investasi agar pertumbuhan ekonomi semakin kondusif merupakan jawaban untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan sebagai persoalan mendasar yang tidak terselesaikan melalui pendekatan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), ujar Sanggam Hutapea.(aya).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-8680729937598062495?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/8680729937598062495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=8680729937598062495' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/8680729937598062495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/8680729937598062495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/kepala-daerah-bukan-sekadar.html' title='Kepala Daerah Bukan Sekadar Administrator l'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-9037661448444705979</id><published>2008-05-28T01:45:00.000-07:00</published><updated>2008-05-28T01:46:05.639-07:00</updated><title type='text'>HKBP Dapat Memicu Perpecahan</title><content type='html'>HKBP Dapat Memicu Perpecahan, Dukung Salah Satu Calon Bupati Di Taput&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 Mei 2008 | 09:53 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta  ( Berita )  : Sikap pucuk pimpinan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang memasuki dunia politik praktis dengan cara menyatakan dukungan kepada salah seorang calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), menimbulkan kekecewaan bagi jemaat HKBP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan politik yang jelas-jelas diberikan Ephorus HKBP kepada salah seorang kandidat bakal calon Bupati Taput, Dapat  memicu perpecahan  HKBP, ujar Yanto Rajaguk-guk, salah seorang jemaat HKBP Bekasi , Jawa Barat, Selasa (26/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengakui, sebagai jemaat  HKBP merasa bingung dengan sikap Ephorus HKBP yang mencoba membawa  gereja protestan terbesar itu memasuki ranah politik. Pada hal, selama ini HKBP selalu bersikap netral  dan menjauhi politik praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan Ephorus kepada salah seorang kandidat bakal calon bupati Taput, belum tentu dukungan murni para jemaat HKBP, katanya. Saya yakin, katanya, para jemaat HKBP tidak menginginkan HKBP dijadikan sebagai alat politik untuk  dukungan politik kepada sesorang untuk memmenangkan Pilkada Taput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, sebagai puncuk pimpinan gereja besar, Ephorus HKBP tidak pada tempatnya memberikan dukungan politik sehingga membigungkan jemaatnya..Gereja bukan lembaga politik, dan gereja bukan untuk di bawa berpolitik , tegasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia meminta, jika ingin memberikan dukungan, maka lebih elegan jika tidak lagi menduduki posisi Ephorus HKBP. Saya yakin, jika dukungan itu diberikan pada saat tidak sebagai Ephorus HKBP, maka dukungan itu tidak akan berpengaruh, tetapi karena dukungan itu dilontarkan saat manjabat sebagai Ephorus, maka dukungan itu seolah-olah suara jemaat HKBP, tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yanto yakin, akibat dari sikap pucuk pimpinan HKBP yang memasuki politik praktis itu, bisa jadi jemaat akan mengundurkan diri dari HKBP. Semua orang punya hak politik, tetapi jika masih menjabat sebagai pucuk pimpinan gereja,seharusnya tidak berpolitik.&amp;quot; Bagaimana jadinya, jika semua pucuk pipinan gereja di Indonesia ini membawa gereja ke ranah politik.Kacau balaulah semua, tandas Yanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak bisa bayangkan, jika ada dua atau tiga orang jemaat HKBP yang maju pada Pilkada Taput,dan Ephorus sudah terlanjur memberikan dukungan hanya kepada seseorang, bukan tidak mungkin HKBP kembali dilanda perpecahaan,tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ephorus HKBP harus menyadari keberpihakannya bisa jadi perpecahaan dikalangan jemaat HKBP yang selama ini hidup rukun dan damai , katanya. (aya).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-9037661448444705979?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/9037661448444705979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=9037661448444705979' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/9037661448444705979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/9037661448444705979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/hkbp-dapat-memicu-perpecahan.html' title='HKBP Dapat Memicu Perpecahan'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-6075665743316999623</id><published>2008-05-28T01:27:00.000-07:00</published><updated>2008-05-28T01:29:06.995-07:00</updated><title type='text'>Ephorus HKBP Tidak Berhak Beri Dukungan Politik</title><content type='html'>Ephorus HKBP Tidak Berhak Beri Dukungan Politik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28 Mei 2008 | 11:59 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta ( Berita )  : Presiden Dewan Gereja-gereja Se-Dunia yang juga mantan Ephorus Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) pdt Dr SAE Nababan menegaskan pucuk pimpinan (Ephorus) gereja HKBP  tidak berhak untuk memberikan dukungan politik kepada salah seorang kandidat bakal calon bupati taput, sebab Ephorus  adalah pemimpin  yang memimpin semua jemaat HKBP .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  Ephorus  memberikan dukungan politik kepada kelompok atau pun perorangan,  jelas tindakan itu salah,&amp;quot; ujar SAE Nababan menjawab pers melalui saluran teleponnya, Selasa (27/5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya sebagai pimpinan tertinggi di  HKBP, Ephorus harus bersikap netral dan tidak memposisikan  diri  memberikan dukungan kepada salah seorang calon bupati yang akan bertarung pada Pilkada Taput yang dijadwalkan berlangsung bulan Oktober mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya apakah dukungan itu akan berpengaruh dan menimbulkan perpecahaan di tubuh HKBP, SAE Nababan mengatakan pemberian dukungan yang dilakukan Ephorus HKBP, paling tidak menimbulkan perbedaan dikalangan jemaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak berbicara soal perpecahan , tetapi pemberian  dukungan yang dilakukan pucuk pimpinan akan memunculkan  perbedaan pendapat dikalangan jemaat, ujarnya Ia yakin seorang pemimpin yang pintar ,tahu  bahwa sebagai pejabat Ephorus tidak pada posisi dukung mendukung calon bupati.(aya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-6075665743316999623?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/6075665743316999623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=6075665743316999623' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/6075665743316999623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/6075665743316999623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/ephorus-hkbp-tidak-berhak-beri-dukungan.html' title='Ephorus HKBP Tidak Berhak Beri Dukungan Politik'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-7882032141299128979</id><published>2008-05-25T23:37:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T23:52:53.286-07:00</updated><title type='text'>FOTO - FOTO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_ZbtfEFQXkJg/SDpdEpG5FjI/AAAAAAAAAA0/3shDVa-seCY/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_ZbtfEFQXkJg/SDpdEpG5FjI/AAAAAAAAAA0/3shDVa-seCY/s320/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204574653715650098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_ZbtfEFQXkJg/SDpc2ZG5FiI/AAAAAAAAAAs/n65qxfdfe9U/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_ZbtfEFQXkJg/SDpc2ZG5FiI/AAAAAAAAAAs/n65qxfdfe9U/s320/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204574408902514210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_ZbtfEFQXkJg/SDpcgJG5FhI/AAAAAAAAAAk/urZ2U67oVjM/s1600-h/2%282%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_ZbtfEFQXkJg/SDpcgJG5FhI/AAAAAAAAAAk/urZ2U67oVjM/s320/2%282%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204574026650424850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pekerja keras, pemikir, analitis, percaya diri, dipomatis, dan penuh tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-7882032141299128979?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/7882032141299128979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=7882032141299128979' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/7882032141299128979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/7882032141299128979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/foto-foto.html' title='FOTO - FOTO'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_ZbtfEFQXkJg/SDpdEpG5FjI/AAAAAAAAAA0/3shDVa-seCY/s72-c/3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-887396660820468427</id><published>2008-05-25T23:34:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T23:35:04.906-07:00</updated><title type='text'>Dukungan Kepada Ir Sanggam Hutapea,MM Semakin Menguat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Dukungan Kepada Ir Sanggam Hutapea,MM Semakin Menguat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Masyarakat Sipahutar Minta Perhatian Serius Sanggam Hutapea&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Tarutung,Metro&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Dukungan kepada Ir Sanggam Hutapea MM,salah satu calon kandidat Bupati Tapanuli Utara periode 2009-2014 semakin kuat.Seminggu terakhir,warga masyarakat di Kecamatan Siborong-borong,Sipahutar,Pahae Julu dengan spontan memberikan dukungan sekaligus meminta Sanggam Hutapea  agar beketetapan hati maju dalam pilkada mendatang.Dukungan juga terus mengalir dari Kawasan Pahae,Adian Koting,Siatas Barita dan Tarutung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Desakan dalam bentuk dukungan itu diperkirakan muncul dari ketidaksabaran warga, sebab  Ir Sanggam Hutapea dalam setiap pertemuan dengan warga masyarakat hampir  tidak pernah menyinggung soal pilkada.Melalui Sanggam Hutapea Center yang dibidani Sanggam, sekitar 60 persen daerah daerah di kecamatan yang berada diwilayah  Taput sudah tersentuh dengan sosialisasi pertanian yang dilakukan, tetapi wacana politik jarang dibicarakan, Sanggam menyebut tujuan utama adalah melihat secara langsung   kondisi yang dialami masyarakat agar dapat  dapat dikaji dan dianalisa, pilkada nanti saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;“Sangat tidak etis jika kegiatan seperti ini melulu membahas soal pilkada.Yang kita inginkan, kondisi yang dihadapai rakyat, dimana yang harus diperbaiki dan apa saja yang akan kita lakukan untuk membangkitkan semangat petani.Permasalahan yang dihadapi sekarang adalah keterpurukan dalam beberapa sektor ekonomi, itu yang harus kita lihat dan perbaiki,”tandas Sanggam kepada Metro ,Selasa ( 21/5) di Sipahutar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Dia pun menyebut, hasil tinjauan dan pertemuan dengan rakyat menjadi sebuah bahan untuk melengkapi cetak biru untuk membangun Tapanuli Utara  yang lebih jelas dan terarah.Data dan fakta dilapangan merupakan pijakan untuk membuat kebijakan dengan pola pendekatan pembagunan  beriorientasi  rakyat,ujar jebolan Institut Pertanian Bogor itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Di Desa Siparendean Kecamatan Sipahutar,Minggu ( 20/5) pertemuan yang dihadiri sekitar 1500 orang dari berbagai desa,kelompok tani dan tokoh masyarakat mengisyaratkan bahwa kehadiran Sanggam yang didampingi DR Ir Mangasi Panjaitan dan Dr Ir Muhammad Hussein dan Antony  Nainggolan telah memberikan angin pembaharuan yang selama ini diidamkan masyarakat,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Sosialisasi pertanian dengan seabreg permasalahn yang dihadapi petani dikawasan tersebut telah membuka tabir bahwa sebenarnya rakyat Taput saat ini sangat  membutuhkan seorang pemimpin yang mampu melahirkan konsep konsep baru pembangunan,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;“Sudah berapa orang bupati yang telah menjabat di Tapanuli Utara, tetapi apa yang dinginkan rakyat tidak pernah terwujud, selalu dalam sebuah bingkai janji yang muluk muluk.Tetapi kami yakin Ir Sanggam Hutapea, merupakan jawaban dari sekian puluh tahun penantian rakyat Taput untuk membawa daerah ini ke arah yang lebih maju.Katakan sekarang, apakah bapak menjadi calon bupati, kami semua yang hadir disini siap mendukung,”ujar Hamonagan Simanjuntak,mewakili tokoh masyarakat .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Sementara itu, Basar Simanjuntak Ketua Kelompok Tani Di Desa Lobu Nauli,selain memberikan dukungan juga meminta agar Sanggam lebih memberikan perhatian serius untuk petani di Kecamatan Sipahutar."Paparan bapak telah membangkitkan semangat kami, kiranya Sanggam Hutapea dilindungi Tuhan dalam langkah dan cita citanya membangun Taput&lt;' ujar Basar Simanjuntak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Komoditas Yang Diminati Pasar.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Desakan dan dukungan tersebut pun memaksa Sanggam untuk memberikan jawaban bahwa diirnya pun siap bertarung pada pilkada Taput mendatang.Hanya saja dia menyebut, tujuan utama pertemuan tersebut merupakan sarana yang paling tepat untuk mengakomodir berbagai permasalahn yang dihadapai rakyat saat ini.”Saya akan maju menjadi calon bupati,” ujar Sanggam disambut tepuk riuh dari ribuan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Hanya saja Sangggam tidak mau larut dalam perbincangan tersebut.Setelah mendengar dengan seksama berbagai kendala yang dilontarkan petani,Sanggam pun menyebut selain perbaikan perbaikan yang akan dilakukan dimasa mendatang, kajian komoditas yang diminati pasar merupakan langkah awal yang harus dilakukan.Konsep pertanian harus ditata ulang/diperbaiki agar mekanisme menanam,memelihara, produksi hingga pemasaran tertata dengan rapi .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;”Rakyat jangan lagi dibebani menyangkut pemasaran, mereka cukup kita dorong untuk menanam untuk mengahasilkan produksi, soal pemasaran, pemerintah saya pikir dapat melakukan dan membuka akses pasar. dengan sendirinya petani tidak dihadapkan dengan berbagai permasalahan sebab jaminan pemasaran dan harag telah terbuka lebar ”sebut sosok yang lihai dalam pengembangan wilayah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Ke depan,kata Sanggam sangat perlu mendirikan sebuah lembaga untuk menjamin stabilitas harga.Lembaga inilah nantinya menjadi &lt;b&gt;&lt;i&gt;think thank&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; yang berada di garda terdepan memikirkan soal nasib hasil pertanian masyarakat.Pasalnya harus jelas dan tanya apa sebenarnya yang dibutuhkan pasar  baik itu di pasar nasional maupun internasional” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Menyinggung soal pengangguran, Taput pada kondisi sekarang membutuhkan tumbuhnya industri skala menegah yang mampu menyerap tenaga kerja, tidak perlu industri padat modal tetapi padat karya, dengan sendirinya angka penggangguran dapat ditekan dimasa mendatang.Soal investasi,Sanggam mengutarakan sebagai upaya akan memulai dari industri industri yang berbasis tambang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Sementara itu  Dr Ir Mangasi Panjaitan mengatakan pekerjaan  besar  yang harus dilakukan pemimpin Taput diamasa mendatang adalah bagaimana cara memerangi kemiskinan dan kebodohan.Sesuai data pusat statistik, ternyata daerah ini memiliki 46 persen angka kemiskinan”Maka bapak dan ibu harus membantu Sanggam Hutapea untuk dapat mewujudkan cita cita mengurangi angka kemiskinan itu, sebab kehadiran kami disini merupakan  wujud kepedulian terhadap kondis daerah ini, selain itu kami menilai sosok Sanggam Hutapea yang mempunyai niat luhur dan komitmen kuat akan mampu membangkitkan daerah ini ”, ujar Panjaitan yang ahli dalam pemasran komoditas pertanian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Ribuan masayarakat hadir dalam pertemuan di Gedung HKI Siparendean tersebut berdomisili di Desa  Sipahutar I,II,III, Sabungan Ni Huta I,II,III,IV,V, Tapian Nauli I,II,II, Siabal Abal I,II,III,Aeka Nauli I,II,III,IV, dan Desa Onan Runggu  I,II,III,IV.Selain itu juga hadir  Danramil Sipahutar, Kapolsek Sipahutar,sejumlah  rohaniawan, tokoh masyarakat dan kepala desa di wilayah Kecamatan Sipahutar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Sebelumnya Dr Ir Mohammad Husein yang sengaja didatangkan Sanggam Hutapea ke Bona Pasogit untuk membantu berbagai kendala yang dihadapi petani kopi di Taput mendemonstrasikan cara cara penaggulangan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;hama&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; dan penyakit hingga pemupukan terhadap  tanaman kopi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Intinya, Penyakit  Karat Daun dan Hama buah kopi yan g saat ini sedang menyerang tanaman  dapat ditanggulangi dengan cara membuat larutan dari daun sirih yang diperas.Larutan induk (hasil perasan daun sirih yang dicampur dengan air) dapat disemprotkan ke tanaman kopi.Dia juga menganjurkan agar pemupukan pertama terhadap tanaman kopi sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan dan pemupukan kedua pada akhir musim hujan dengan meletakkan minimal 1 meter dari batang atau mengikuti secara  vertikal ujung daun terakhir tanaman kopi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Dua setengah bulan kehadiran Sanggam di Tapanuli Utara, tetapi nama pria yang menyelesaikan studi menajemenya di Universitas Gajah Mada (UGM)  itu sudah menggema ke seantero pelosok Taput.Saat ini beberapa masyarakat di desa desa yang belum dikujungi sangat mengharapkan kehadirannya.Data yang diperoleh Metro di Sanggam Hutapea Center, tercatat 135 surat permintaan dari berbagai desa dan dusun meminta kehadiran Sanggam. Rata rata alasanya , agar Sanggam Hutapea melihat secara langsung kondisi yang mereka hadapi  dan meminta agar dilakukan sosialisasi dan penyuluhan pertanian .Alasan lain tentu ingin mengenal lebih dekat sosok ramah dan supel ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListBullet" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;“Kita sekarang kewalahan untuk menyanggupi permintaan tersebut.Namun , pak Sanggam, telah berketetapan hati  akan mengujungi desa  dan dusun dusun  tersebut, ujarnya sambil menyebut bahwa Sanggam Hutapea hingga saat ini belum mengurus cuti tetap, jadi kita informasikan kepada masyarakat agar dapat memahami hal itu,”  ujar Marihot  Lumbantobing dari Sanggam Hutapea Center di Tarutung.  (jps).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="msolistbulletcxspmiddle" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Tarutung, 22 April 2008&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="msolistbulletcxsplast" style="margin: 0cm 0cm 10pt 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Jan Pieter Simorangkir&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-887396660820468427?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/887396660820468427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=887396660820468427' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/887396660820468427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/887396660820468427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/dukungan-kepada-ir-sanggam-hutapeamm.html' title='Dukungan Kepada Ir Sanggam Hutapea,MM Semakin Menguat'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-3055591370204288412</id><published>2008-05-25T23:30:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T23:33:30.808-07:00</updated><title type='text'>Sanggam Hutapea Diminta Perhatikan Siborongborong</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Sanggam Hutapea Diminta Perhatikan Siborongborong &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;SHC Berikan Ternak Induk &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;TAPUT-&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Warga Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara meminta Ir Sanggam Hutapea MM memperhatikan daerah mereka. Pasalnya saat ini peternak di Siborongborong menghadapi masa sulit dengan datangnya penyakit yang menyerang ternak secara tiba-tiba. Belakangan, ditemukan sekitar 15-20 ekor ternak babi milik penduduk setempat mati mendadak akibat penyakit yang belum diketahui penyebabnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selain itu, sebagian besar peternak babi dan kerbau memilih mundur akibat tidak seimbangnya jumlah ternak dengan pakan ternak yang tersedia. Sulitnya perolehan pakan ternak juga diikuti dengan harga yang semakin mahal.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kondisi ini diungkapkan St Jaunggal Tampubolon kepada Ir Sanggam Hutapea MM di Sopo Maria Siborongborong, Sabtu (26/4), pada Bakti Sosial Pertanian dan Peternakan yang dilaksanakan Sanggam Hutapea Center (SHC). Acara itu sendiri diikuti sekitar 1.500 masyarakat petani dari Kecamatan Pagaran dan Siborongborong, Taput. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Berbagai permasalahan yang dihadapi petani saat ini, juga terungkap dalam pertemuan tersebut. Akan tetapi inti pertemuan itu, masyarakat meminta Ir Sanggam Hutapea MM memberikan perhatian serius untuk mengembangkan pembangunan perekonomian di Siborongborong.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menjawab permintaan dan keluhan warga Siborongborong, Sanggam Hutapea akan mengupayakan menurunkan ahli ternak dan juga tanaman kopi ke Siborongborong. Akan tetapi, Sanggam Hutapea kepada ribuan petani yang hadir mengingatkan, SHC bukanlah sebuah lembaga yang dapat melakukan apa saja untuk menangani semua permasalahan. Namun sebagian dari kendala yang dihadapi masyarakat saat ini kemungkinan dapat ditangani.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sanggam Hutapea saat mempresentasikan tujuan berdirinya SHC, di mana puluhan intelektual dari berbagai displin ilmu bergabung di dalamnya, menegaskan orientasi pendiriannya adalah untuk memajukan Taput.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Untuk memenuhi panggilan jiwa membangun Taput, saya membutuhkan pemikir  profesional dan teruji. Mereka banyak membantu saya, bahkan beberapa person memberikan donasinya sebagai dukungan terhadap langkah SHC,” ungkapnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di bagian lain, dia menyebut meminimalkan pengangguran adalah mendorong pembangunan industri sebagai upaya membuka peluang penyerapan tenaga kerja. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Munculnya industri akan berdampak pada peningkatan ekonomi rakyat yang lebih dinamis, dan tumbuhnya kawasan kawasan ekonomi baru,” sebutnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sanggam sendiri mengutarakan dia bersama anak rantau peduli pembangunan di Bonapasogit yang bergabung di SHC melakukan diskusi menyusun &lt;i&gt;master plan &lt;/i&gt;Pembangunan Tapanuli Utara dengan pola pendekatan kepada pembangunan ekonomi kerakyatan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Pendidikan, kesehatan sangat hakiki dan tidak mungkin di kesampingkan. Tetapi jika sektor ekonomi rakyat terbangun dengan baik, rakyat dapat keluar dari kedua permasalahan tersebut,” ujarnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hal-hal mendasar menyangkut kehidupan petani dan pengusaha kecil ikut dibicarakan dalam pertemuan tersebut. Sanggam sendiri juga menyoroti beberapa hal seperti baju dinas pegawai dan anak sekolah yang selama ini masih didatangkan dari luar. Dia berjanji, bersama koneksi bisnisnya di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; akan menjajaki kemungkinan mendirikan industri konveksi di Taput untuk memenuhi kebutuhan baju-baju dinas yang dibutuhkan lokal.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Romantisme kedaerahan menurut Sanggam juga masih patut dipertahankan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Contohnya ada petenun ulos. Bisa saja bahan pakaian untuk PNS dapat dipadupadankan dengan ulos. Petenun ulos pun akan hidup dan berkembang, mata rantai ekonomi akan terbangun,” sebut Sanggam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lebih lanjut dikatakan, pasar produk komoditas pertanian perlu dipikirkan ke depan. Seluruh pemangku amanah terkait peningkatan ekonomi rakyat harus berjibaku. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Tanya apa yang dibutuhkan pasar, lalu sampaikan ke masyarakat dan dorong untuk mengembangkan jenis komoditas yang diminati pasar. Selanjutnya jaminan keberlanjutan pasar itu juga harus dikawal. Bahan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; benang yang dibutuhkan perajin tenun yang kadang kadang hilang juga harus dipikirkan. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; petenun jangan dibiarkan dengan kondisi itu, inilah yang harus disikapi,” bebernya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Membangun gedung bukan pekerjaan besar, tetapi membangun sektor-sektor yang masih tidur adalah pekerjaan besar. Mengundang investor dengan komitmen membangun tentu pekerjaan yang harus diupayakan pemangku amanah,” tambahnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Diutarakan Sanggam, melihat tanaman holtikultura Siborongborong punya prospek untuk dikembangkan, dia akan mengusahakan mengirim petani ke Berastagi untuk belajar/studi banding tentang pertanian yang lebih profesional khususnya tanaman holtikultura.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Turunnya ahli ternak ini juga bisa bekerja untuk mengkaji kemungkinan kotoran ternak dijadikan bahan biogas. Di mana dapat dipakai untuk memasak dan untuk kebutuhan lain. Ahli akan membuat percontohan, warga akan memahami dan terdorong melakukan itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hampir dua jam Ir Sanggam Hutapea memberikan paparan tentang pengembangan perekonomian masyarakat yang mungkin dapat dilakukan. Konsep dorongan untuk mendongkrak sektor-sektor yang belum digarap secara maksimal juga diutarakan pria alumnus SMA Negeri Tarutung itu. Namun, dia memuji bahwa etos kerja masyarakat dua kecamatan ini sangat bagus.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menjawab pertanyaan masyarakat soal pemasaran yang menjadi kendala utama, dia mengatakan mandeknya pemasaran merupakan kondisi buruk dalam memacu semangat petani. Misalkan cabai, sebenarnya permintaan sangat tinggi di pasar nasional. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Untuk memperluas akses pemasaran, kerja sama dengan Indofood bisa saja dilakukan. Pasar yang tidak jelas harus dihindari,” jelasnya. Dengan demikian perluasan area pemasaran menjadi sangat penting.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sanggam Hutapea dalam pertemuan dengan warga dari dua kecamatan tersebut didampingi DR Sabam Malau, seorang anak rantau tamatan Institut Pertanian Bogor dan meraih strata III dari Jerman. Saat ini Sabam berprofesi sebagai dosen di Universitas HKBP Nomensen. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pengembangan Bandara Silangit&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Terkait pengembangan Kabupaten Taput, khususnya Siborongborong, Bandara Silangit adalah aset yang harus ditingkatkan. Posisi bandara yang berada di jantung wilayah Tapanuli sangat ideal untul dikembangkan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Pesawat-pesawat berbadan besar (boeing) harus bisa mendarat di Bandara Silangit. Dampaknya, perantau dan investor akan datang langsung ke Bonapasogit dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; dan daerah luar lainnya. Peluang pemasaran produk unggulan petani di Taput juga akan terbuka lebar. Oleh karena itu pengembangan kawasan Silangit akan tetap kita dorong. Suatu saat, kita akan dorong ke DPR dan menteri,” ujar Sanggam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Rakyat Jangan Dibebani&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ir Sanggam Hutapea dalam pertemuan itu sempat gelisah dan seakan ingin berontak. Kegelisahan itu muncul saat Berman Pasaribu yang berdomisili di Bahal Batu mengungkapkan, untuk memeroleh pupuk bersubsidi dari penyalur yang ada di Kota Siborongborong saja, diharuskan mempunyai KTP. Padahal mengurus KTP saat ini sulit sekali akibat himpitan ekonomi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Banyak orang tua di kampung saya sangat sulit mengurus KTP, karena terkendala di biaya pengurusan. Tolong pak, mohon kami dibantu,” ujar Berman Pasaribu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mendengar keluhan ini, Sanggam menyebutkan masalah pupuk sebenarnya masalah nasional.Akan tetapi dirinya sangat tidak setuju jika perolehan pupuk bersubsidi harus menunjukkan KTP.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ini negara merdeka, saya protes kalau yang satu ini. Sebab selain masyarakat diperhadapkan dengan sulitnya mengurus KTP, kenapa mereka justru dipersulit untuk memeroleh pupuk bersubsidi? Jangan lagi dibebani rakyat,” ujarnya dengan nada tinggi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Proyek Daerah&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebelumnya, beberapa warga juga mengungkapkan bahwa hanya sebagian kecil saja dari mereka yang saat ini mempunyai sertifikat tanah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menanggapi itu, Sanggam mengatakan, “Inilah salahsatu kegelisahan, termasuk seringnya konflik akibat warisan. Bila penting dilakukan proyek daerah (Proda) tanpa mengesampingkan prona (proyek nasional). Tidak saatnya lagi masyarakat hidup dalam ‘zona kabur’, sertifikasi kepemilikan tanah harus jelas.” &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada kesempatan tersebut, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Sanggam&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placename st="on"&gt;Hutapea&lt;/st1:PlaceName&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Center&lt;/st1:PlaceType&gt;&lt;/st1:place&gt; memberikan bantuan ternak induk kepada kelompok tani di Kecamatan Siborong-borong masing-masing Lobu Siregar, Kelurahan, Pakkarapan, Sitampurung, Lumban Tongatonga, Paniaran. Sementara kelompok tani dari Kecamatan Pagaran, masing masing Simamora Hasibuan, Sipultak, Parhorboan I, dan Parhorboan II. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ini bukan sumbangan, tetapi lebih ideal disebut kewajiban dari sebuah panggilan jiwa  membantu saudara-saudara di Bonapasogit,” ujar Sanggam kepada puluhan wartawan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sekedar informasi, dihampir setiap pertemuan dengan masyarakat, Sanggam Hutapea selalu mengikutkan para pakar dari berbagai displin ilmu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kesan  yang bisa ditarik masyarakat yang menghadiri pertemuan dengan Sanggam seakan terinspirasi dengan ucapan-ucapan Sanggam. Masyarakat yang hadir terlihat tekun dan sabar mengikuti kegiatan hingga di penghujung acara. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Penilaian lain, Sanggam Hutapea kemungkinan ingin mempertegas bahwa dia tidak main-main melangkah untuk membangun Taput ke arah yang lebih maju.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sanggam Hutapea kepada wartawan  mengatakan, dirinya bukan bermaksud &lt;i&gt;show&lt;/i&gt; dengan memboyong para intelektual ke Taput. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Saya harus mempertegas keinginan untuk memajukan daerah ini harus didukung potensi sumber daya manusia. Untuk apa kita bicara soal pembangunan, jika ahlinya saja tidak pernah turun ke lapangan. Metode seperti ini sudah biasa saya lakukan dalam pengembangan wilayah di dibeberapa daerah di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;,” ungkapnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada kesempatan tersebut, Sanggam Hutapea Center memberikan bantuan ternak induk kepada kelompok tani di Kecamatan Siborong-borong, masing-masing Lobu Siregar, Kelurahan, Pakkarapan, Sitampurung, Lumban Tonga-tonga, Paniaran. Sementara kelompok tani dari Kecamatan Pagaran masing masing Simamora Hasibuan, Sipultak, Parhorboan I dan Parhorboan II. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ini bukan sumbangan, tetapi lebih ideal disebut kewajiban dari sebuah panggilan jiwa  membantu saudara saudara di Bonapasogit,” kata Sanggam kepada puluhan wartawan. (jps)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Pengirim :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Jan Pieter Simorangkir&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-3055591370204288412?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/3055591370204288412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=3055591370204288412' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/3055591370204288412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/3055591370204288412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/sanggam-hutapea-diminta-perhatikan.html' title='Sanggam Hutapea Diminta Perhatikan Siborongborong'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-715842037982948142</id><published>2008-05-25T23:24:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T23:28:33.920-07:00</updated><title type='text'>Sentuhan Intelektual Sanggam Hutapea</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Sentuhan Intelektual Sanggam Hutapea&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh : Jan Pieter Simorangkir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;                Ir Sanggam Hutapea MM barangkali salah satu dari sekian calon pemimpin yang memulai langkah awal perkenalan dengan masyarakat dengan sentuhan intelektual  yang begitu kental. Hal hal besar untuk membangkitkan pengetahuan dan menumbuhkan rasa percaya diri warga dan petani  setidaknya telah dilakukanya  selama 2 bulan terakhir di Taput. Yang paling utama, membantu petani mengatasi kendala yang saat ini dihadapi dengan menurunkan ahli tanaman coklat dan kopi.&lt;br /&gt;               “Bukan latah, turunya pakar dari berbagai displin ilmu  dapat membantu mencerahkan  dan masyarakat akan lebih mengerti pengetahuan diberbagai bidang terutama pertanian yang masih ikon penopang hidup warga di bona pasogit,tidak hanya survei yang kita lakukan, tetapi penanggulangan” sebut Sanggam Hutapea dalam perjalanan dari Tarutung  menuju Sigompulon Kecamatan Pahae Julu , guna menghadiri sosialisasi pertanian,  Senin lalu.&lt;br /&gt;               Tercatat, Sanggam Hutapea secara bergiliran telah memboyong Ir Bastian Sitompul, DR Sabam Malau,DR Ir Mangasi Panjaitan berdiskusi  dengan rakyat pada sosilisasi pertanian yang dilakukan.Tidak hanya itu,  Ir Trihartomo MSc, seorang ahli tanaman coklat daru Pulau Jawa dan DR Ir Mohammad Husein, ahli tanaman kopi dari Jember justru tidak sekedar pembicara, malah diterjunkan ke lapangan berbaur dengan petani dengan melakukan survei, analisa, kajian  sekaligus mendemontrasikan cara penanggulangan dan pananganan secara tepat guna berbagai hama dan penyakit yang menyerang tanaman.&lt;br /&gt;               Secara marathon, Ir Trihartomo  ahli tanaman coklat sudah bekerja membantu masyarakat di Kawasan Pahae meliputi Kecamatan Pahae Julu,Pahae Jae,Simangumban dan Purba Tua.Sementara Dr Ir Muhammad Husein juga berpetualang dengan petani kopi di Kecamatan Siborongborong dan Kecamatan Sipahutar  untuk menghadapi penyakit karat daun dan hama pada  buah  tanaman kopi. Menurut Sanggam, sepanjang dibutuhkan kedua ahli itu akan diturunkan kembali ke Taput.&lt;br /&gt;Konsep Brillian&lt;br /&gt;Sang komandan dari kelompok intelektual itu yakni  Ir Sanggam Hutapea  MM yang  juga seorang pelaku ekonomi  juga tak segan segan memberikan pengalaman dan ilmunya bagi siapa saja yang membutuhkan.Beberapa kali ,dia diundang  salah satu stasion radio terkemuka di daerah ini  menjadi narasumber dalam diskusi publik  dan dialog interaktif yang disiarkan langsung.&lt;br /&gt;Audiens pun mengaku puas dengan jawab Sanggam dan suara pamungkas yang sering diterima Sanggam Hutapea adalah dukungan terhadap dirinya pada pilkada mendatang.”Sanggam menjawab pertanyaan dengan lugas,tepat , singkat dan nuansa inteleknya begitu kental,”ujar Elsa,seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Jln DI Panjaitan Tarutung.&lt;br /&gt;               Selain itu Sanggam juga diundang sekelompok mahasiswa untuk membahas soal kenaikan BBM dan masalah ekonomi makro di Hotel Glory Tarutung.Media- media terkemuka terbitan ibukota juga sering meminta pandangan dan pendapat  Sanggam terkait berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa saat ini, terutama menyangkut ekonomi.Dalam terbitan itu,  Sanggam Hutapea justru disandingkan  dengan pendapat beberapa tokoh dan elit politik kawakan di Jakarta.&lt;br /&gt;               Terakhir, Selasa ( 20/9) Metro menangkap sekelompok pemuda di kawasan Hutabarat melakukan dialog jarak jauh dengan Sanggam Hutapea  melalui telepon, terkait kenaikan BBM dan masalah sulitnya perkembangan ekonomi di Tapanuli Utara. Sanggam sendiri  mengaku membuka lebar-lebar kontak personnya kepada warga yang ingin berkomunikasi dengan dia.&lt;br /&gt;               Dalam sebuah wawancara eksklusif di Hotel Hineni Tarutung,Minggu ( 20/5) Sanggam kepada Metro  membongkar rahasia dibalik upayanya mendatangkan para pakar diberbagai bidang tersebut.”Jawabnya sangat simpel, membangun sebuah daerah dibutuhkan ahli yang benar benar menguasai bidangnya.Tapanuli Utara bukanlah sebuah daerah yang telah memasuki titik surplus yang ditopang dengan tatanan ekonomi masyarakat yang sudah mapan dan maju. Sebaliknya , yang menjadi pekerjaan besar saat ini adalah memberdayakan dan mendongkrak seluruh potensi SDM dan SDA , maka  dibutuhkan manusia intelektual, agar dapat menuju titik tersebut”, tandasnya.&lt;br /&gt;               “Persoalan lain, masih banyak yang hendak ditata ulang terutama menyangkut  pertanian masyarakat yang sebahagian besar berkutat di pola tradisional. Maka apa yang dapat kita lakukan dalam waktu cepat , harus dioptimalkan, termasuk penanggulangan hama dan penyakit tanaman dan bantuan penyediaan bibit yang bersertifikat.” Kegalauan jiwa saya tidak sabar melihat kondisi  petani berhadapan dengan berbagai permasalahan, jangan dipikir saya gagah gagah-an dengan membawa mereka ke Taput, jika ada pihak lain yang ingin  meniru, silahkan saja, ” ujar sambil tersenyum.&lt;br /&gt;               Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan petani, dalam waktu yang tidak terlalu lama Sanggam telah mendorong minimal 2 (dua) orang putra/putri Taput dari 15 Kecamatan guna mengikuti pelatihan pertanian, khusunya tanaman holtikultura  di Brastagi.Semua biaya pelatihan ditanggung oleh Sanggam Hutapea.&lt;br /&gt;               Langkah Sanggam tidak sampai disitu, dalam waktu dekat DR Martin Panggabean, seorang ahli monoter ,  pemikir di  Bank Mandiri akan diboyong pulang ke bona pasogit. Juga DR T Sipayung dan pakar pakar lainya seperti DR Krisna Wijaya (Mantan Dirut BRI).Selain itu juga akan diturunkan ahli tanamn karet yang saat ini sangat dibutuhkan petani karet di Kecamatan Adian Koting. ”Atas dasar kepedulian terhadap Bona Pasogit, mereka telah menyatakan kesediaan,walapun  rata rata telah mempunyai aktivitas dan status sosial yang sudah mapan, dan saya bersyukur mereka mau  meluangkan waktu membantu dan peduli dengan Bona Pasogitnya melalui gerakan yang saya rintis saat ini ,” ujar Sanggam.&lt;br /&gt;               Dr  Ir. Muhammad Husein mengatakan, petani di Taput pada umumya punya kemauan yang sangat tinggi. Lahan pertanian pun masih memungkinkan untuk diperluas dan dikembangkan.Termasuk pengembangan budidaya tanaman holtikultura. Permasalahan yang dihadapi sekarang adalah ketika petani ditekan dengan munculnya hama dan penyakit tanaman, belum lagi harga pupuk yang melambung tinggi.&lt;br /&gt;               Dia menjelaskan, khusus tanaman kopi sebaiknya dilakukan pemupukan pertama pada awal musim hujan, dan pemupukan kedua pada akhir musim hujan.”Pupuk diletakkan minimal 40 sentimeter dari batang atau ditarik garis vertikal dari ujung daun terkhir tanaman kopi.&lt;br /&gt;               Dia juga menganjurkan, jika kesulitan memperoleh pupuk Ponska atau sejenisnya, dapat diganti dengan larutan induk dari Daun sirih.” Daun sirih dapat ditumbuk dan diperas setelah dicampur dengan air  hingga menghasilkan larutan induk.Larutan induk tersebut langsung disemprotkan ke tanaman kopi,” ujar Direktur Pusat Inkubator Agribisnis itu.&lt;br /&gt;               DR Ir Mangasi Panjaitan, seorang ahli pemasaran komoditas mengemukakan banyak hal yang sebenarnya dapat dilakukan untuk membuka akses pasar di Taput.Pekerjaan besar adalah bagaiman menekan  angka kemiskinan dan pengangguran. Langkah elegan menurut dia, petani cukup didorong dan dikawal untuk menanam hingga proses produksi.&lt;br /&gt;Untuk pemasaran, saya pikir pemerintah harus berjibaku mencari akses pasar.Jangan lagi mereka dibebani untuk memasarkan hasil pertanian, maka rakyat sangat membutuhkan pemimpin yang empunyai konsep brilian ber orientasi kerakyatan, dan saya yakin Sanggam Hutapea dapat melakukan itu, makanya kami meluangkan waktu membantu dia ,”  ujar Guru Besar di beberapa Perguruan Tinggi di pulau Jawa itu.&lt;br /&gt;               Sementara itu pengamat politik di Bona Pasogit J Frans Lumbantobing SH menyatakan apa yang dilakukan Sanggam Hutapea merupakan langkah brilian untuk memajukan pembangunan di Bona Pasogit.&lt;br /&gt;               “Dalam dunia politik, calon pemimpin sebaiknya mengedepankan hal hal seperti yang diperbuat Sanggam.Terus terang, saya selalu memantau gerakan dia dan dia jarang menyinggung soal politik,  tetapi ada nuansa baru yang dihembuskan, dan saya melihat banyak rakyat menginginkan itu. Dengan diboyongnya beberapa pakar ke Taput bisa jadi dapat meyakinkan rakyat , bahwa Sanggam tidak main main untuk memenuhi panggilan jiwanya membangun Taput.&lt;br /&gt;               Dia berharap survei dan kajian  yang dilakukan Sanggam dan rekanya  dapat dikolaborasikan untuk memperkaya blue print pembangunan Taput  yang lebih jelas dan terarah di masa mendatang.”Saya yakin langkah brilian yang dilakukan, jika Sanggam terpilih menjadi Bupati Taput, seluruh stake holder (pemangku amanah) dibawah kepemipinanya akan berpacu untuk  bekerja optimal  tanpa menunggu,sebab  konsepnya sudah jelas “ ujarnya. (jps).&lt;br /&gt;Tarutung, 23 Mei 2008&lt;br /&gt;Jan Pieter Simorangkir&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-715842037982948142?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/715842037982948142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=715842037982948142' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/715842037982948142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/715842037982948142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/sentuhan-intelektual-sanggam-hutapea.html' title='Sentuhan Intelektual Sanggam Hutapea'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1064620251557142675.post-4410690667289707273</id><published>2008-05-20T06:09:00.000-07:00</published><updated>2008-05-20T06:13:52.597-07:00</updated><title type='text'>Taput News</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Metrotvnews.com,&lt;/span&gt; Tapanuli Utara: Aktivitas warga Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (20/5) ini, kembali normal. Kini warga mulai melakukan aktifitas seperti biasa. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempat 6,1 skala Richter di Kota Padang, Senin kemarin, tidak merasa trauma. Meski beberapa bagian dinding rumah retak akibat goncangan gempa bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dialami warga di Desa Simorangkir. Di lokasi ini warga sudah kembali menempati rumah mereka. Semula, warga sempat merasakan goncangan gempa hingga dua kali. Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan warga. Menurut warga, hampir setiap bulan mereka merasakan gempa, baik dalam skala kecil maupun besar. Gempa berkekuatan 6,1 skala Ritcher di Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Barat, juga dirasakan warga di beberapa kabupaten sekitar.(DOR)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metrotvnews.com, Padang Sidempuan: Gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter, hari ini, kembali mengguncang Padang Sidempuan, Sumatra Utara. Getaran gempa dirasakan warga hingga ke Rantau Prapat. Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan atau korban tewas akibat gempa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data Badan Meteorologi dan Geofisika, gempa terjadi sekitar pukul 21.26 WIB. Pusat gempa berada di 35 kilometer barat laut Padang Sidempuan dengan kedalaman 10 kilometer. Sekitar lima menit setelah gempat pertama, terjadi dua kali gempa susulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga malam ini, warga masih panik dan khawatir. Sebagian warga memilih keluar rumah dan mencari tempat yang dianggap lebih aman. Gempa pertama dirasakan warga lebih besar. Sejauh ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau fasilitas umum lainnya. Aliran listrik pun tidak terganggu.(DEN)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1064620251557142675-4410690667289707273?l=taputnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taputnews.blogspot.com/feeds/4410690667289707273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1064620251557142675&amp;postID=4410690667289707273' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/4410690667289707273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1064620251557142675/posts/default/4410690667289707273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taputnews.blogspot.com/2008/05/taput-news.html' title='Taput News'/><author><name>Go Luat Pahae</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
