Sanggam: Ahu Naeng Jadi Pelayan Rakyat Do
18 Juli 2008 | 21:16 WIB
Jakarta ( Berita ) : Sanggam Hutapea seorang tokoh muda yang berjiwa kebangsaan serta mempunyai kemampuan dan kapasitas.Sanggam sosok pemimpin yang siap mengabdi.Suami dari Tiurlan Merry E.Samosir,SE dan ayah Jhosua Graciano Marsahala yang sukses sebagai pebisnis ini, dipastikan akan fokus mengabdi untuk menyejahterakan rakyat Tapanuli Utara.
” Ahu naeng laho jadi pelayan rakyat do. Dang marlapatan kesuksesan molo dang mengabdi tu huta hatubuan ( aku maju sebagai calon bupati Taput mau jadi pekerja. Saya tidak akan puas dengan kesuksesan usaha, jika pengabdian kepada kampung kelahiran (Tarutung) tidak kesampaian”, ujarnya di Jakarta.
Jika nanti rakyat Taput memberikan kepercayaan, maka jabatan bupati bukan membuat level saya lebih tinggi dari rakyat, tetapi saya harus menjadi pelayan rakyat dan harus bekerja keras, sebab saya sudah digaji rakyat.Kekuasaan itu untuk melayani masyarakat,tandasnya.
Bagi pria kelahiran Tarutung 17 Januari 1961 , menuturkan, keputusan untuk maju sebagai calon bupati Taput untuk bertarung di Pilkada bulan Oktober mendatang merupakan panggilan hati nurani untuk bersama-sama dengan rakyat mewujudkan keinginan rakyat.” Jika Tuhan memberkati dan rakyat memberikan kepercayaan melalui suaranya pada Pilkada , maka saya siap untuk menjalankan amanah,
“katanya.Sanggam mengakui, jika terpilih jadi bupati, maka dia akan melakukan perubahan membuat aparat dan birokrasi pemerintah daerah (Pemda) menjadi profesional dalam melayani masyarakat.
“Saya akan memimpin perubahan .Siapa yang ingin menjadi pejabat, maka ia harus bersedia menjadi pelayan rakyat,” tegasnya Membangun birokrasi yang profesional menjadi satu keharusan jika ingin membangun Tapanuli Utara.Dengan birokrasi yang pfofesionalakan menjadi modal kepercayaan bagi masuknya investasi, sehingga menciptakan lapangan kerja yang optimis mendorong kemampuan masyarakat yang akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sanggam juga siap tandatangani kontrak politik dengan masyarakat dengn komitmennya membangun sektor pertanian, yang menjadi pilar ekonomi kerakyatan di Tapanuli Utara. Disamping pertanian, Sanggam juga akan fokus membangun sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Kontra politik itu akan mengikat, sehingga rakyat tidak hanya ditawari janji kampanye, tetapi sebuah komitmen dan perjuangan yang sangat riil dan konkret.(aya)
Rabu, 23 Juli 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
1 komentar:
Pemimpin adalah sosok yang tau apa yang dibutuhkan oleh rakyat. Pelayan berarti memberikan yang terbaik bagi rakyat, menghindari mereka dari kemiskinan yang merupakan musuh paling dibenci masyarakat pada masa kemerdekaan dan demokrasi ini. Saya mendukung Pak Sanggam sebagai Bupati 2008-2009 mendatang.
Poskan Komentar