Sanggam: Prioritaskan Rehabilitas Rumah Penduduk
22 Mei 2008 | 14:12 WIB
Jakarta ( Berita ) : Rakyat Tapanuli Utara (Taput) yang menjadi korban gempa bumi harus diharapkan tidak terlampau lama tinggal ditenda-tenda pengungsian akibat rumahnya yang porakpoganda.
Untuk itu, putra daerah yang tinggal di Jakarta Ir Sanggam Hutapea meminta Pemerintah Daerah Kabupaten dan Provinsi untuk memprioritaskan rehabilitasi rumah penduduk .
Di samping itu, kebutuhan pokok rakyat yang jadi korban , juga harus tersedia sehingga para korban tidak mengalami kelaparan. Khususnya bagi anak-anak, harus disalurkan obat-obatan dan vitamin, sehingga kondisi para anak tetap terjaga dan dapat melanjutkan sekolahnya , ujar Sanggam Hutape kepada Berita Kamis [22/05] pagi melalui saluran telepon.
Menurutnya, untuk mengembalikan semangat rakyat, juga sangat berguna untuk memberi ‘upah-upah’ guna mengembalikan semangat hidup. Sanggam yang juga bakal calon Bupati ini meminta pemerintah mendirikan pos pemantau gempa di sepanjang pantai barat, sehingga gejala terjadinya gempa susulan dapat terindeksi,dan secepatnya dikomunikasikan kepada rakyat untuk mengambil langkah antisipasi dini.
Secara khusus, Sanggam Hutapea juga mengimbau seluruh putra Tapanuli yang berada di perantauan, kiranya dapat meringankan beban rakyat korban gempa dengan menyalurkan bantuan. " Saat ini rakyat sangat membutuhkan bantuan, terutama makanan dan obat-obatan," ujarnya.
Pada sisi lain Sanggam juga mendesak pemerintah provinsi Sumatra Utara untuk memprioritaskan perbaikan jalan lintas yang terputus akibat gempat. Jalan lintas itu sangat vital untuk kelancaran transportasi, sehingga rakyat dari Tapanuli Selatan dapat kembali melalui jalur itu menuju ke Tarutung, P Siantar dan Medan, harap Sanggam Hutapea.(aya)
Rabu, 28 Mei 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
1 komentar:
Ide ini mungkin sangat tepat saya ajukan, yaitu potensi bebatuan yang ada di pusuk buhit dsangat berpotensi dibuat sebagai bahan bangunan rumah permanen para anggota korban!
Poskan Komentar