HKBP Dapat Memicu Perpecahan, Dukung Salah Satu Calon Bupati Di Taput
27 Mei 2008 | 09:53 WIB
Jakarta ( Berita ) : Sikap pucuk pimpinan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang memasuki dunia politik praktis dengan cara menyatakan dukungan kepada salah seorang calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), menimbulkan kekecewaan bagi jemaat HKBP.
Dukungan politik yang jelas-jelas diberikan Ephorus HKBP kepada salah seorang kandidat bakal calon Bupati Taput, Dapat memicu perpecahan HKBP, ujar Yanto Rajaguk-guk, salah seorang jemaat HKBP Bekasi , Jawa Barat, Selasa (26/5).
Ia mengakui, sebagai jemaat HKBP merasa bingung dengan sikap Ephorus HKBP yang mencoba membawa gereja protestan terbesar itu memasuki ranah politik. Pada hal, selama ini HKBP selalu bersikap netral dan menjauhi politik praktis.
Dukungan Ephorus kepada salah seorang kandidat bakal calon bupati Taput, belum tentu dukungan murni para jemaat HKBP, katanya. Saya yakin, katanya, para jemaat HKBP tidak menginginkan HKBP dijadikan sebagai alat politik untuk dukungan politik kepada sesorang untuk memmenangkan Pilkada Taput.
Menurutnya, sebagai puncuk pimpinan gereja besar, Ephorus HKBP tidak pada tempatnya memberikan dukungan politik sehingga membigungkan jemaatnya..Gereja bukan lembaga politik, dan gereja bukan untuk di bawa berpolitik , tegasnya
Dia meminta, jika ingin memberikan dukungan, maka lebih elegan jika tidak lagi menduduki posisi Ephorus HKBP. Saya yakin, jika dukungan itu diberikan pada saat tidak sebagai Ephorus HKBP, maka dukungan itu tidak akan berpengaruh, tetapi karena dukungan itu dilontarkan saat manjabat sebagai Ephorus, maka dukungan itu seolah-olah suara jemaat HKBP, tandasnya.
Yanto yakin, akibat dari sikap pucuk pimpinan HKBP yang memasuki politik praktis itu, bisa jadi jemaat akan mengundurkan diri dari HKBP. Semua orang punya hak politik, tetapi jika masih menjabat sebagai pucuk pimpinan gereja,seharusnya tidak berpolitik." Bagaimana jadinya, jika semua pucuk pipinan gereja di Indonesia ini membawa gereja ke ranah politik.Kacau balaulah semua, tandas Yanto.
Saya tak bisa bayangkan, jika ada dua atau tiga orang jemaat HKBP yang maju pada Pilkada Taput,dan Ephorus sudah terlanjur memberikan dukungan hanya kepada seseorang, bukan tidak mungkin HKBP kembali dilanda perpecahaan,tukasnya.
Ephorus HKBP harus menyadari keberpihakannya bisa jadi perpecahaan dikalangan jemaat HKBP yang selama ini hidup rukun dan damai , katanya. (aya).
Rabu, 28 Mei 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
1 komentar:
Mengapa hkbp mudah pecah..? karena kita terlampau cepat mengambil keputusan terhadap seseorang. Eporus tdk salah kalau mengomentari siapa yg pantas jadi bupati di taput,sebagai bupati di pusat keagamaan khususna hkbp tentu kita hrs hati2 menentukan siapa pilihan kita.
Poskan Komentar